| Andre Rosiade bertemu mahasiswa Minang |
| – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menggelar pertemuan dengan mahasiswa Minangkabau yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Minang (IKAMMI) Semarang.
Dalam kesempatan itu, ia tidak hanya menyerap berbagai aspirasi, tetapi juga menyalurkan bantuan dana guna memperkuat kegiatan organisasi dan aktivitas mahasiswa di perantauan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Andre dalam mendorong peran mahasiswa perantau agar lebih aktif sebagai penggerak kegiatan sosial, intelektual, dan pelestarian budaya di daerah tempat mereka menempuh pendidikan.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa menyampaikan kebutuhan utama berupa fasilitas sekretariat atau asrama yang dapat digunakan sebagai pusat kegiatan organisasi. Saat ini, IKAMMI Semarang yang menaungi ratusan mahasiswa asal Minangkabau masih menghadapi keterbatasan sarana, terutama belum memiliki sekretariat tetap untuk koordinasi dan pembinaan.
Menanggapi hal tersebut, Andre langsung menawarkan solusi awal dengan memberikan bantuan untuk menyewa tempat sebagai sekretariat sementara. Ia meminta pengurus segera mengajukan data yang diperlukan agar bantuan bisa segera direalisasikan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Andre menyalurkan dana sebesar Rp50 juta yang diperuntukkan bagi biaya kontrakan sekretariat. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kelembagaan IKAMMI Semarang, sekaligus menjadi pusat kegiatan diskusi, pengembangan kapasitas, dan kebersamaan mahasiswa Minang di perantauan.
Selain itu, ia juga memberikan tambahan dana sebesar Rp15 juta untuk mendukung berbagai program kegiatan mahasiswa, termasuk rencana penyelenggaraan turnamen futsal antarorganisasi daerah yang bertujuan mempererat hubungan antar mahasiswa perantau dari berbagai wilayah.
Tak hanya memberikan bantuan, Andre juga mendorong pengurus IKAMMI Semarang untuk menyusun proposal resmi kepada pemerintah daerah terkait pembangunan asrama mahasiswa Minangkabau. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah serta kejelasan status aset agar pembangunan fasilitas permanen dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pihak mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu, terutama dalam menutupi kekurangan dana yang selama ini menjadi kendala dalam menjalankan kegiatan organisasi.
Dengan adanya dukungan ini, diharapkan mahasiswa Minang di Semarang dapat semakin berperan aktif sebagai representasi daerah yang berkontribusi dalam kegiatan akademik, sosial, dan kemasyarakatan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat luas.(da*)