13.591 Gempa Susulan Guncang Flores

13.591 Gempa Susulan Guncang Flores
Ilustrasi


|  — Aktivitas kegempaan masih terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Hingga Selasa (8/9/2026) pukul 11.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mencatat sebanyak 13.591 gempa susulan.

Gempa susulan terbaru tercatat memiliki magnitudo 5,1 dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di laut, sekitar 57 kilometer sebelah timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan, gempa tersebut masih berkaitan dengan rangkaian aktivitas susulan setelah gempa besar yang mengguncang Flores pada pertengahan Agustus lalu.
Menurut dia, pemantauan BMKG menunjukkan aktivitas gempa susulan masih berlangsung. Dari ribuan gempa yang tercatat, kekuatan terbesar mencapai magnitudo 6,2.
Gempa M5,1 tersebut dikategorikan sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pola pergerakan naik atau thrust fault.
Guncangan gempa dirasakan hingga skala IV Modified Mercalli Intensity (MMI) di sejumlah wilayah, yakni Lamba Leda, Manggarai Timur, Reok, Manggarai, dan Reok Barat, Manggarai.
Pada tingkat IV MMI, getaran umumnya dapat dirasakan oleh banyak orang yang berada di dalam bangunan, terutama pada siang hari.
Meski aktivitas gempa susulan masih terjadi, BMKG memastikan gempa terbaru tersebut tidak memiliki potensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan.
BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas kegempaan di Flores. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang sumbernya tidak jelas.
BMKG juga memastikan informasi terbaru mengenai perkembangan gempa akan terus disampaikan kepada masyarakat dan pihak-pihak terkait.(da*)


13.591 Gempa Susulan Guncang Flores – Nasional