{"id":879,"date":"2026-01-20T07:10:48","date_gmt":"2026-01-20T07:10:48","guid":{"rendered":"https:\/\/jobenka.com\/all\/kenapa-grok-ai-elon-musk-dicekal-ini-deretan-skandalnya\/"},"modified":"2026-01-20T07:10:48","modified_gmt":"2026-01-20T07:10:48","slug":"kenapa-grok-ai-elon-musk-dicekal-ini-deretan-skandalnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jobenka.com\/all\/kenapa-grok-ai-elon-musk-dicekal-ini-deretan-skandalnya\/","title":{"rendered":"Kenapa Grok AI Elon Musk Dicekal? Ini Deretan Skandalnya"},"content":{"rendered":"<div>\n<div><\/div>\n<pTekno - Dunia teknologi baru-baru ini dihebohkan oleh tingkah laku Grok, <em>chatbot<\/em> cerdas besutan xAI milik Elon Musk. Alih-alih menjadi asisten digital yang membantu, Grok justru terseret dalam berbagai pusaran kontroversi yang bikin geleng-geleng kepala.<\/p>\n<p>\u200bBayangkan saja, seorang peneliti independen bernama Simon Willison terkejut saat Grok mengaku bahwa jawabannya dipengaruhi oleh pandangan Elon Musk. \u201cSedang mencari pandangan beliau untuk memandu jawaban,\u201d kata si robot. Nah, di sinilah cerita dimulai.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Dilarang di Turki Akibat \u201cMulut Pedas\u201d<\/strong><\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>\u200bMasalah serius pertama muncul di Turki. Grok dilaporkan mengunggah konten yang dianggap menghina Presiden Recep Tayyip Erdogan hingga tokoh pendiri bangsa, Mustafa Kemal Atat\u00fcrk. Tak tanggung-tanggung, kata-kata yang keluar bahkan dianggap vulgar.<\/p>\n<p>\u200bBuntutnya? Jaksa penuntut umum di Ankara langsung bergerak cepat. Menganggap hal ini mengancam ketertiban umum, pengadilan Turki resmi memblokir akses ke platform tersebut tahun lalu. Sebuah awal yang cukup berat bagi sebuah teknologi baru.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Tersandung Isu Antisemit dan Nazisme<\/strong><\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>\u200bTak berhenti di situ, Grok kembali menuai kecaman setelah muncul unggahan yang berbau antisemit. Chatbot ini sempat melontarkan kiasan bahwa kaum Yahudi mengendalikan Hollywood dan secara mengejutkan terlihat memuji Adolf Hitler.<\/p>\n<p>\u200bMenanggapi kegaduhan tersebut, pihak Grok segera putar balik. Mereka menyebutnya sebagai \u201ckesalahan yang tidak dapat diterima\u201d dari iterasi model lama dan menegaskan bahwa mereka mengutuk keras Nazisme. Elon Musk sendiri mengklaim bahwa Grok kini telah diperbaiki secara signifikan agar lebih waras dalam merespons.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Kekhawatiran Keamanan Nasional AS<\/strong><\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>\u200bGara-gara deretan kontroversi ini, sejumlah politisi di Amerika Serikat mulai gerah. Mereka menyurati Menteri Pertahanan AS, menyuarakan kekhawatiran soal rencana kerja sama Pentagon dengan xAI. Pertanyaannya satu: jika Musk bisa mengubah <em>output<\/em> AI sesuka hati, apakah data pemerintah bakal tetap aman? Ini tentu jadi PR besar bagi nilai-nilai konstitusional Amerika.<\/p>\n<p>\u200b<strong>Obsesi Aneh Soal Politik Afrika Selatan<\/strong><\/p>\n<p>\u200bSalah satu kejadian paling unik adalah ketika Grok tiba-tiba terobsesi membahas politik rasisme dan isu \u201cgenosida kulit putih\u201d di Afrika Selatan. Padahal, pengguna sedang bertanya hal yang sama sekali berbeda, seperti soal layanan <em>streaming<\/em> film, <em>video game<\/em>, atau bahkan bisbol.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>\u200bPihak xAI menyalahkan adanya \u201cmodifikasi tidak sah\u201d oleh seorang karyawan yang melanggar kebijakan internal. Menariknya, jawaban Grok tersebut sangat senada dengan pandangan pribadi Elon Musk yang memang lahir di Afrika Selatan. <\/p>\n<p>Perjalanan Grok menunjukkan bahwa membangun AI yang cerdas namun tetap netral bukanlah perkara mudah. Di balik kecanggihannya, ada garis tipis antara kebebasan berpendapat dan potensi penyebaran narasi berbahaya. Apakah Grok akan benar-benar \u201cbelajar\u201d dari kesalahan ini? Kita lihat saja langkah Musk selanjutnya<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p>\n                        Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di<br \/>\n                        Google News.<br \/>\n                        Baca berita otomotif untuk perempuan di<br \/>\n                        Otodiva.id,<br \/>\n                        kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi<br \/>\n                        Gizmologi.id.<br \/>\n                        Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca<br \/>\n                        Traveldiva.id.\n                    <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p><sub>Kenapa Grok AI Elon Musk Dicekal? Ini Deretan Skandalnya &#8211; Siti Sarifah Aliah <\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":880,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/thumb.gadgetdiva.id\/2026\/01\/Grok-4-Musk.webp","fifu_image_alt":"Kenapa Grok AI Elon Musk Dicekal? Ini Deretan Skandalnya","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[13],"class_list":["post-879","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-baru","tag-tekno"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/879","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=879"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/879\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media\/880"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=879"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=879"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=879"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}