{"id":704,"date":"2026-01-11T07:14:19","date_gmt":"2026-01-11T07:14:19","guid":{"rendered":"https:\/\/jobenka.com\/all\/indonesia-pamer-potensi-industri-padat-karya-di-wef-davos-2026-bidik-investor-global-dari-sektor-pangan-hingga-tekstil\/"},"modified":"2026-01-11T07:14:19","modified_gmt":"2026-01-11T07:14:19","slug":"indonesia-pamer-potensi-industri-padat-karya-di-wef-davos-2026-bidik-investor-global-dari-sektor-pangan-hingga-tekstil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jobenka.com\/all\/indonesia-pamer-potensi-industri-padat-karya-di-wef-davos-2026-bidik-investor-global-dari-sektor-pangan-hingga-tekstil\/","title":{"rendered":"Indonesia Pamer Potensi Industri Padat Karya di WEF Davos 2026, Bidik Investor Global dari Sektor Pangan hingga Tekstil"},"content":{"rendered":"<div>\n<div><\/div>\n<pTekno - Indonesia bersiap tampil di panggung ekonomi dunia melalui ajang World Economic Forum (WEF) Davos 2026 yang akan digelar di Swiss pada 19\u201323 Januari 2026. Dalam forum prestisius ini, pemerintah Indonesia akan mempromosikan berbagai sektor unggulan nasional untuk menarik minat investor global, khususnya pada sektor industri padat karya.<\/p>\n<p>Melalui partisipasi di WEF Davos, Indonesia ingin menunjukkan bahwa negeri ini tidak hanya memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Salah satu sektor yang akan menjadi sorotan utama adalah industri pangan yang dinilai memiliki daya serap tenaga kerja tinggi.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Fokus Promosi: Industri Padat Karya Berbasis Pangan<\/h3>\n<p>Deputi Promosi Penanaman Modal dan Hilirisasi Kementerian Investasi\/BKPM, Nurul Ichwan, menjelaskan bahwa Indonesia ingin menegaskan kemampuannya dalam membangun industri padat karya, terutama di sektor pangan.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>\u201cNah, kalau padat karya, kita mau menunjukkan bahwa Indonesia punya kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja besar di sektor pangan,\u201d ujar Nurul dalam Media Briefing bersama Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (9\/1\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, sektor pangan bukan hanya penting untuk memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga berpotensi besar untuk memenuhi kebutuhan regional. Oleh karena itu, pemerintah akan aktif menjaring investor yang bergerak di bidang pangan, mulai dari hulu hingga hilir.<\/p>\n<p>Dengan demikian, sektor ini tidak hanya berperan sebagai penopang ketahanan pangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi berbasis industri.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hilirisasi Jadi Pintu Masuk Investasi<\/h3>\n<p>Lebih lanjut, Nurul menjelaskan bahwa penguatan hilirisasi di sektor pangan menjadi salah satu strategi utama dalam menarik masuk modal asing. Hilirisasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan perkebunan, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas.<\/p>\n<p>\u201cPembentukan hilirisasi di sektor pangan bisa menjadi pintu masuk bagi kapital masuk sehingga turut membuka lapangan kerja yang semakin luas,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, investasi yang masuk ke sektor hilirisasi pangan juga diproyeksikan membawa teknologi baru ke Indonesia. Dengan begitu, akan tercipta kolaborasi antara modal, teknologi, dan tenaga kerja lokal yang dapat memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kombinasi Strategis: Pertanian dan Industri Pengolahan<\/h3>\n<p>Dalam strategi promosi di WEF Davos 2026, pemerintah akan menonjolkan kekuatan Indonesia dalam menggabungkan sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan. Kombinasi ini dinilai sangat menarik bagi investor global yang mencari peluang investasi jangka panjang.<\/p>\n<p>\u201cKombinasi antara perkebunan, pertanian, dengan industri pengolahannya adalah kombinasi strategis. Di satu sisi menyerap tenaga kerja besar di sektor perkebunan, dan di sisi lain menyerap teknologi serta kapital di sektor industrinya,\u201d ungkap Nurul.<\/p>\n<p>Dengan model ini, Indonesia tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga produk bernilai tambah tinggi yang memiliki daya saing di pasar internasional.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Alas Kaki dan Tekstil Masih Jadi Andalan<\/h3>\n<p>Selain sektor pangan, Indonesia juga akan mempromosikan sektor industri lainnya yang masih memiliki daya saing global, seperti industri alas kaki dan tekstil. Kedua sektor ini selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung industri padat karya nasional.<\/p>\n<p>Menurut Nurul, industri alas kaki dan tekstil Indonesia masih dipandang dunia sebagai sektor yang kompetitif dan mampu memenuhi standar pasar global.<\/p>\n<p>\u201cIndustri alas kaki dan tekstil kita masih dipandang punya kemampuan daya saing. Ini tetap menjadi andalan dalam menarik investasi yang menyerap tenaga kerja besar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>Oleh karena itu, di WEF Davos nanti, pemerintah akan menawarkan berbagai peluang investasi di sektor ini, termasuk pengembangan kawasan industri, peningkatan kapasitas produksi, serta adopsi teknologi ramah lingkungan.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">WEF Davos: Etalase Ekonomi Dunia<\/h3>\n<p>Sebagai informasi, WEF Davos merupakan forum ekonomi global yang mempertemukan para pemimpin negara, pengusaha, investor, dan tokoh dunia untuk membahas isu-isu strategis global. Kehadiran Indonesia di forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi utama di Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Dengan memanfaatkan panggung WEF Davos, Indonesia ingin menyampaikan pesan bahwa iklim investasi nasional semakin kondusif, regulasi semakin ramah investor, serta dukungan pemerintah terhadap industri padat karya semakin kuat.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan<\/h3>\n<p>Pada akhirnya, promosi Indonesia di WEF Davos 2026 bukan hanya soal menarik modal asing, tetapi juga tentang membangun ekosistem industri yang berkelanjutan. Pemerintah berharap, masuknya investasi global dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p>Melalui sektor pangan, alas kaki, tekstil, dan industri pengolahan lainnya, Indonesia ingin menegaskan posisinya sebagai negara dengan potensi industri besar, tenaga kerja melimpah, serta pasar domestik yang kuat.<\/p>\n<p>Dengan strategi promosi yang terarah dan narasi yang kuat, Indonesia optimistis mampu memikat investor dunia dan membawa pulang komitmen investasi bernilai besar dari WEF Davos 2026.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p>\n                        Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di<br \/>\n                        Google News.<br \/>\n                        Baca berita otomotif untuk perempuan di<br \/>\n                        Otodiva.id,<br \/>\n                        kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi<br \/>\n                        Gizmologi.id.<br \/>\n                        Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca<br \/>\n                        Traveldiva.id.\n                    <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p><sub>Indonesia Pamer Potensi Industri Padat Karya di WEF Davos 2026, Bidik Investor Global dari Sektor Pangan hingga Tekstil &#8211; Firda Zahara <\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":705,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/thumb.gadgetdiva.id\/2025\/07\/gadgetdiva-ilustrasi.webp","fifu_image_alt":"Indonesia Pamer Potensi Industri Padat Karya di WEF Davos 2026, Bidik Investor Global dari Sektor Pangan hingga Tekstil","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[13],"class_list":["post-704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-baru","tag-tekno"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/704\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media\/705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}