{"id":4024,"date":"2026-08-19T16:39:20","date_gmt":"2026-08-19T16:39:20","guid":{"rendered":"https:\/\/jobenka.com\/all\/deadsquad-sempat-terlantar-di-irlandia-mantan-bassis-kirim-doa\/"},"modified":"2026-08-19T16:39:20","modified_gmt":"2026-08-19T16:39:20","slug":"deadsquad-sempat-terlantar-di-irlandia-mantan-bassis-kirim-doa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jobenka.com\/all\/deadsquad-sempat-terlantar-di-irlandia-mantan-bassis-kirim-doa\/","title":{"rendered":"DeadSquad Sempat Terlantar di Irlandia, Mantan Bassis Kirim Doa"},"content":{"rendered":"<div>\n<div><\/div>\n<p><strong>Jakarta: <\/strong>Mantan bassis DeadSquad, Shadu Rasjidi, memberikan dukungan moril kepada tiga band ekstrem metal Tanah Air, Jasad, Death Vomit, dan DeadSquad, yang tengah menghadapi kendala dalam rangkaian tur Eropa bertajuk Cataclysmic Summer Tour 2026.<br \/>\u00a0<br \/>\nSejumlah agenda konser ketiga band tersebut di Cork, Irlandia, dan London, Inggris, diketahui terpaksa batal setelah promotor mereka, Diablo Productions, disebut tidak memenuhi sejumlah tanggung jawab yang telah disepakati.<br \/>\u00a0<br \/>\nSituasi tersebut bahkan membuat rombongan yang terdiri dari 16 personel dan kru Jasad, Death Vomit, serta DeadSquad sempat terlantar di Dublin, Irlandia. Mereka dikabarkan tidak memperoleh akomodasi sebagaimana mestinya dan harus menghadapi cuaca dingin di tengah ketidakpastian mengenai kelanjutan perjalanan tur.<\/p>\n<p>Di tengah kondisi tersebut, bantuan justru datang dari warga diaspora Indonesia yang tinggal di Irlandia, Ailsa Dempsey. Ia secara sukarela membuka rumahnya untuk menampung 16 personel dan kru ketiga band selama berada di Irlandia.<br \/>\u00a0<br \/>\nKabar tersebut turut mendapat perhatian dari Shadu Rasjidi. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan doa dan semangat untuk Jasad, Death Vomit, serta DeadSquad agar dapat melewati situasi yang tengah mereka hadapi.<br \/>\u00a0<br \/>\n&#8220;Sukses dan lancar Jasad, Death Vomit, DeadSquad,&#8221; tulis Shadu dalam keterangan unggahannya di Instagram pada Rabu, 19 Agustus 2026.\n<\/p>\n<p>\nShadu kemudian berharap seluruh rangkaian tur dapat berjalan lancar dan para personel maupun kru bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.<br \/>\u00a0<br \/>\n&#8220;Apapun yang terjadi, semoga Allah berikan kelancaran untuk tournya dan yang terpenting semuanya lekas pulang ke Indonesia tanpa kekurangan apapun,&#8221; lanjutnya.<br \/>\u00a0<br \/>\nIa juga menitipkan doa agar perjalanan ketiga band tersebut senantiasa mendapat perlindungan.<br \/>\u00a0<br \/>\n&#8220;Semoga kiranya Tuhan menyertai para personil dan perjalanannya,&#8221; tutup Shadu Rasjidi.<\/p>\n<h2>Perjalanan Shadu Rasjidi Bersama DeadSquad<\/h2>\n<p>Shadu Rasjidi diketahui memutuskan hengkang dari posisi bass DeadSquad pada 9 Juli 2025. Dalam pernyataan resmi yang disampaikannya melalui Instagram, Shadu mengungkapkan bahwa setelah sekitar empat tahun berkecimpung dalam musik death metal, dirinya merasa belum sepenuhnya menemukan kenyamanan secara musikal selama berada di DeadSquad.<\/p>\n<p>\nKeputusan tersebut kemudian mengantarkan musisi yang memiliki latar belakang kuat di dunia jazz itu bergabung dengan band technical deathcore, Infernal Lamentations.<br \/>\u00a0<br \/>\nSaat ini, Infernal Lamentations diperkuat Agustinus Widi Nugroho sebagai vokalis, Agus &#8220;Gung Sincan&#8221; Mahardika pada gitar, Oki Fadhlan Pamungkas di posisi drum, serta Shadu Rasjidi sebagai bassis.<br \/>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<br \/>\n\u00a0<br \/>\u00a0<br \/><span>Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p><sub>DeadSquad Sempat Terlantar di Irlandia, Mantan Bassis Kirim Doa &#8211; <\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta: Mantan bassis DeadSquad, Shadu Rasjidi, memberikan dukungan moril kepada tiga band ekstrem metal Tanah Air, Jasad, Death Vomit, dan DeadSquad, yang tengah menghadapi kendala dalam rangkaian tur Eropa bertajuk &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4025,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/cdn.medcom.id\/dynamic\/content\/2026\/08\/19\/1837003\/AtL5nsdWmj.jpg?w=1024","fifu_image_alt":"DeadSquad Sempat Terlantar di Irlandia, Mantan Bassis Kirim Doa","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5],"class_list":["post-4024","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-baru","tag-artis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4024"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4024\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4025"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}