{"id":3505,"date":"2026-07-13T16:33:25","date_gmt":"2026-07-13T16:33:25","guid":{"rendered":"https:\/\/jobenka.com\/all\/barasuara-kembali-lewat-sementara-lagu-tentang-berdamai-dengan-kegagalan\/"},"modified":"2026-07-13T16:33:25","modified_gmt":"2026-07-13T16:33:25","slug":"barasuara-kembali-lewat-sementara-lagu-tentang-berdamai-dengan-kegagalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jobenka.com\/all\/barasuara-kembali-lewat-sementara-lagu-tentang-berdamai-dengan-kegagalan\/","title":{"rendered":"Barasuara Kembali lewat &#8220;Sementara&#8221;, Lagu tentang Berdamai dengan Kegagalan"},"content":{"rendered":"<div>\n<div><\/div>\n<p><strong>Jakarta: <\/strong>Grup indie rock asal Jakarta, Barasuara, kembali menyapa pendengar lewat single terbaru bertajuk &#8220;Sementara&#8221;. Lagu ini menjadi karya baru pertama yang dirilis sejak album ketiga mereka,<em> Jalaran Sadrah, <\/em>meluncur pada pertengahan 2024.<br \/>\u00a0<br \/>\nDitulis oleh Iga Massardi dan diproduseri oleh Barasuara, &#8220;Sementara&#8221; dibawakan oleh formasi Iga Massardi (vokal, gitar), Asteriska (vokal), Puti Chitara (vokal), Gerald Situmorang (bas), Tj Kusuma (gitar), dan Marco Steffiano (drum).<br \/>\u00a0<br \/>\nMengusung tempo sedang, lagu ini berbicara tentang menerima kenyataan ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana.<\/p>\n<p>\u201c\u2018Sementara\u2019 itu secara lirik intinya adalah kita selalu punya rencana, keinginan, cita-cita atau apa pun itu. Tapi kadang itu enggak berjalan sesuai yang kita harapkan. Kita mengalami kegagalan atau apa pun itu di tengah jalan. Tapi sebetulnya, kegagalan itu tanpa kita sadari di saat terjadi, itu membuka jalan lain yang kita juga belum tahu itu apa,\u201d ungkap Iga dalam keterangan resmi yang diterima Medcom.id.<br \/>\u00a0<br \/>\n\u201cIntinya tentang itu: mengikhlaskan apa yang terjadi di saat itu, dan berharap sambil berusaha untuk menemukan akhir atau jalan yang lebih baik dari apa yang kita rencanakan,&#8221; tambahnya.<br \/>\u00a0<br \/>\nSenada dengan Iga, Asteriska menyebut lagu ini mengajak pendengar untuk berdamai dengan kehilangan dan kekecewaan.\n<\/p>\n<p>\n\u201cPenerimaan adalah tahapan akhir dalam proses emosional seseorang setelah harapan yang pupus atau kehilangan. Pada akhirnya manusia mampu merelakan meski butuh waktu. Lagu ini mengajak pendengar untuk percaya bahwa dari duka dan runtuhnya ekspektasi bisa muncul harapan atau kekuatan baru. Bukan penghapusan rasa, melainkan cara baru untuk melangkah,&#8221; ujar Asteriska.<\/p>\n<h2>Ditulis Sejak 2022<\/h2>\n<p>Meski baru dirilis tahun ini, perjalanan &#8220;Sementara&#8221; ternyata cukup panjang. Iga pertama kali menulis draf lagu tersebut pada 2022. Namun, lagu itu belum sempat masuk dalam proses pengerjaan album Jalaran Sadrah. Baru pada awal 2026, ketika Barasuara mulai menyiapkan materi baru, Sementara kembali diajukan dan langsung mendapat sambutan positif dari personel lainnya.<br \/>\u00a0<br \/>\n\u201cSaat pertama kali dengar, langsung merasa lagu ini catchy banget. Secara lirik, nada dan melodi lebih matang dan dewasa. Musiknya simpel tapi dalam,\u201d kata Puti.<br \/>\u00a0<br \/>\nBerbeda dengan proses kreatif Barasuara di masa lalu yang dikenal cukup panjang, kali ini pengerjaan &#8220;Sementara&#8221; berlangsung relatif singkat. Rekaman vokal dan instrumen dilakukan sepanjang April hingga Mei 2026, dengan melibatkan musisi tamu Bass G yang mengisi baritone saxophone dan tenor saxophone, serta Ami Purba pada terompet.\u00a0<br \/>\u00a0<br \/>\nProses mixing kemudian dikerjakan oleh Stevano, sementara mastering dipercayakan kepada Dimas Pradipta pada Juni 2026.<br \/>\u00a0<br \/>\n\u201cKalau zaman dulu, Barasuara bisa berbulan-bulan untuk mengerjakan satu lagu,\u201d kata Gerald, yang selain bermain bas juga mengisi synthesizer dan gitar.<br \/>\u00a0<br \/>\nMarco pun mengungkapkan pendekatan berbeda yang mereka ambil dalam proses kreatif kali ini.<br \/>\u00a0<br \/>\n\u201cMemang ingin memaksakan diri untuk enggak terlalu banyak berpikir,&#8221; tutur Marco.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h2>Refleksi Perjalanan Barasuara<\/h2>\n<p>Setelah 14 tahun berkarya, Barasuara telah melalui berbagai fase dalam perjalanan karier mereka. Salah satu momentum terbesar datang pada 2025 ketika lagu &#8220;Terbuang&#8221; dalam &#8220;Waktu&#8221; dan &#8220;Pancarona&#8221; digunakan sebagai soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan, yang membuat kedua lagu tersebut viral dan membawa Barasuara menjangkau pendengar baru.<br \/>\u00a0<br \/>\nBagi Barasuara, &#8220;Sementara&#8221; juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang mereka sebagai band. Meski berharap lagu ini diterima luas, mereka menegaskan bahwa popularitas bukanlah tujuan utama dalam berkarya.<br \/>\u00a0<br \/>\n\u201cKami selalu balik ke alasan pertama Barasuara dibikin: karena musiknya. Kalau lagunya viral, kami anggap itu sebagai bonus dari kerja keras. Tapi kalau itu enggak terjadi, kami cuma berharap lagunya akan menemukan tempatnya sendiri, entah kapan itu. Kalau memang belum berhasil, kami tidak menganggap itu sebuah kegagalan. Itu proses saja,\u201d kata Iga.<\/p>\n<p>\u00a0<br \/>\nKini, &#8220;Sementara&#8221; telah resmi dirilis dan diharapkan dapat menjadi teman bagi para Penunggang Badai (sebutan fans Barasuara) serta siapa pun yang tengah menghadapi masa-masa sulit sambil menantikan album keempat mereka.<br \/>\u00a0<br \/>\n\u201cSemoga lagu ini bisa dinikmati dan menjadi teman untuk kawan-kawan yang sedang dalam situasi yang tidak sesuai dengan rencana dan cita-citanya,\u201d tutup Tj.<br \/>\u00a0<br \/>\n[embedded content]<br \/>\u00a0<\/p>\n<p>\u00a0<br \/>\u00a0<br \/><span>Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda<\/span><\/p>\n<\/div>\n<p><sub><\/p>\n<div>Barasuara Kembali lewat &#8220;Sementara&#8221;, Lagu tentang Berdamai dengan Kegagalan<\/div>\n<p> &#8211; <\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta: Grup indie rock asal Jakarta, Barasuara, kembali menyapa pendengar lewat single terbaru bertajuk &#8220;Sementara&#8221;. Lagu ini menjadi karya baru pertama yang dirilis sejak album ketiga mereka, Jalaran Sadrah, meluncur &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3506,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/cdn.medcom.id\/dynamic\/content\/2026\/07\/13\/1830444\/ZQXkACiWjx.jpg?w=1024","fifu_image_alt":"<div>Barasuara Kembali lewat \"Sementara\", Lagu tentang Berdamai dengan Kegagalan<\/div>","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5],"class_list":["post-3505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-baru","tag-artis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3505"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3505\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}