{"id":3329,"date":"2026-07-02T01:36:43","date_gmt":"2026-07-02T01:36:43","guid":{"rendered":"https:\/\/jobenka.com\/all\/8-fakta-sejarah-dunia-yang-terdengar-mustahil-tetapi-benar-benar-terjadi\/"},"modified":"2026-07-02T01:36:43","modified_gmt":"2026-07-02T01:36:43","slug":"8-fakta-sejarah-dunia-yang-terdengar-mustahil-tetapi-benar-benar-terjadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jobenka.com\/all\/8-fakta-sejarah-dunia-yang-terdengar-mustahil-tetapi-benar-benar-terjadi\/","title":{"rendered":"8 Fakta Sejarah Dunia yang Terdengar Mustahil, tetapi Benar-Benar Terjadi"},"content":{"rendered":"<div>\n<p>Buku sejarah di sekolah biasanya hanya memuat peristiwa-peristiwa besar seperti peperangan, pergantian kekuasaan, dan kemajuan peradaban. Namun, tahukah Anda bahwa di balik semua itu ada begitu banyak kejadian aneh, absurd, dan kadang bikin geleng-geleng kepala yang justru luput dari pelajaran sejarah? Ya, sejarah dunia ternyata jauh lebih unik daripada yang Anda bayangkan, lho!<\/p>\n<p>Kali ini kami akan merangkum 8 fakta sejarah yang terdengar mustahil, tetapi sungguhan terjadi. Jika menggunakan logika modern, rasanya apa yang dilakukan orang-orang zaman dahulu sangat tidak masuk akal. Memangnya ada fakta sejarah apa saja? Langsung simak daftar pertamanya di bawah ini.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Memumifikasi Diri Sendiri<\/h2>\n<p>Antara abad ke-11 hingga ke-19, sejumlah biksu Buddha berhasil memumifikasi diri mereka sendiri saat masih hidup. Mereka menjalankan praktik yang disebut Sokushinbutsu, yaitu secara bertahap mengurangi konsumsi makanan dan air. Pada dasarnya, mereka membuat diri mereka kelaparan hingga meninggal selama seribu hari secara perlahan dan disengaja.<\/p>\n<p>Menurut kepercayaan mereka, dengan berhasil memumifikasi diri sendiri, para biksu akan mencapai pencerahan sejati. Proses ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan melalui ritual ketat yang berlangsung bertahun-tahun. Fakta ini tentu terdengar sangat ekstrem jika diukur dengan standar kehidupan modern.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"768\" data-id=\"129386\" src=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/01-memumifikasi-diri-sendiri.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-129386\" srcset=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/01-memumifikasi-diri-sendiri.png 768w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/01-memumifikasi-diri-sendiri-300x300.png 300w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/01-memumifikasi-diri-sendiri-200x200.png 200w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\"><\/figure>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Ordo Anjing Pug yang Super Rahasia<\/h2>\n<p>Pada tahun 1740, sekelompok umat Katolik Roma di Bavaria mendirikan perkumpulan rahasia bernama The Order of the Pug, atau Ordo Anjing Pug. Kedengarannya lucu, tetapi ritual masuknya justru sangat serius! Calon anggota baru diwajibkan mengenakan kalung anjing, lalu menggaruk pintu sebagai syarat untuk masuk.<\/p>\n<p>Setelah itu, mata mereka akan ditutup dan dituntun berjalan mengelilingi karpet yang dihiasi simbol-simbol anjing pug. Sementara itu, para anggota senior akan menggonggong ke arah mereka. Kedengarannya lucu, bukan? Namun, perkumpulan para-Masonik ini dilaporkan aktif hingga tahun 1902, lho!<\/p>\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"768\" data-id=\"129387\" src=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/03-ordo-anjing-pug-yang-super-rahasia.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-129387\" srcset=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/03-ordo-anjing-pug-yang-super-rahasia.png 768w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/03-ordo-anjing-pug-yang-super-rahasia-300x300.png 300w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/03-ordo-anjing-pug-yang-super-rahasia-200x200.png 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\"><\/figure>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Hamburger Ganti Nama<\/h2>\n<p>Selama Perang Dunia II, rakyat Amerika tiba-tiba tidak mau lagi menyebut makanan kesayangan mereka dengan nama aslinya. Hamburger pun berganti nama menjadi \u201cliberty steaks\u201d. Alasannya sederhana saja, kata \u201chamburger\u201d terdengar terlalu Jerman di tengah situasi perang melawan negara tersebut.<\/p>\n<p>Bukan hanya hamburger, makanan lain pun ikut terkena imbasnya. Sauerkraut, atau kubis fermentasi khas Jerman, juga dipaksa berganti nama menjadi \u201cliberty cabbage\u201d atau kubis kebebasan. Fenomena ini membuktikan bahwa nasionalisme bisa mengubah banyak hal, termasuk nama makanan.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"768\" data-id=\"129388\" src=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/06-hamburger-ganti-nama.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-129388\" srcset=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/06-hamburger-ganti-nama.png 768w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/06-hamburger-ganti-nama-300x300.png 300w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/06-hamburger-ganti-nama-200x200.png 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\"><\/figure>\n<\/figure>\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Kaisar yang Memuja Kuda<\/h2>\n<p>Kaisar Romawi Caligula yang terkenal eksentrik dan kerap berperilaku nyeleneh ini punya cerita yang sungguh menggelikan. Dia begitu menyayangi kudanya yang bernama Incitatus sampai memberinya kandang dari marmer, palungan dari gading, dan kalung permata.<\/p>\n<p>Bahkan, sang kuda juga dihadiahi sebuah rumah tersendiri. Yang paling mengejutkan, Caligula juga dilaporkan ingin menjadikan Incitatus sebagai senator sebelum sang kaisar tewas dibunuh.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-4 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"768\" height=\"768\" data-id=\"129389\" src=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/07-pemuja-kuda.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-129389\" srcset=\"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/07-pemuja-kuda.png 768w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/07-pemuja-kuda-300x300.png 300w, https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/07-pemuja-kuda-200x200.png 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\"><\/figure>\n<\/figure>\n<p>The post 8 Fakta Sejarah Dunia yang Terdengar Mustahil, tetapi Benar-Benar Terjadi appeared first on Brain Berries.<\/p>\n<\/div>\n<p><sub>8 Fakta Sejarah Dunia yang Terdengar Mustahil, tetapi Benar-Benar Terjadi<\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buku sejarah di sekolah biasanya hanya memuat peristiwa-peristiwa besar seperti peperangan, pergantian kekuasaan, dan kemajuan peradaban. Namun, tahukah Anda bahwa di balik semua itu ada begitu banyak kejadian aneh, absurd, &#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3330,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"https:\/\/brainberries.co\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/01-memumifikasi-diri-sendiri.png","fifu_image_alt":"8 Fakta Sejarah Dunia yang Terdengar Mustahil, tetapi Benar-Benar Terjadi","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-baru"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3329"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3329\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}