{"id":2421,"date":"2026-05-01T07:41:51","date_gmt":"2026-05-01T07:41:51","guid":{"rendered":"https:\/\/jobenka.com\/all\/mitos-kabel-charger-terbongkar-ternyata-bukan-cara-gulung-yang-bikin-cepat-rusak-ini-penyebab-aslinya\/"},"modified":"2026-05-01T07:41:51","modified_gmt":"2026-05-01T07:41:51","slug":"mitos-kabel-charger-terbongkar-ternyata-bukan-cara-gulung-yang-bikin-cepat-rusak-ini-penyebab-aslinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jobenka.com\/all\/mitos-kabel-charger-terbongkar-ternyata-bukan-cara-gulung-yang-bikin-cepat-rusak-ini-penyebab-aslinya\/","title":{"rendered":"Mitos Kabel Charger Terbongkar! Ternyata Bukan Cara Gulung yang Bikin Cepat Rusak, Ini Penyebab Aslinya"},"content":{"rendered":"<div><?xml encoding=\"UTF-8\"???><pTekno - Kabel charger mungkin jadi salah satu perangkat teknologi paling \u201cdiremehkan\u201d dalam kehidupan sehari-hari. Selama masih bisa dipakai, banyak orang cenderung mengabaikannya. Namun, situasinya langsung berubah ketika kabel tersebut rusak apalagi saat baterai ponsel sudah di ujung kritis.<\/p>\n<p>Menariknya, tanpa disadari, kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele justru menjadi penyebab utama kabel charger cepat rusak. Selama ini, banyak orang percaya bahwa cara menggulung kabel yang terlalu ketat adalah biang keroknya. Akan tetapi, anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.<\/p>\n<p>Hal ini diungkapkan oleh Michael Pecht, pendiri Center for Advanced Life Cycle Engineering di University of Maryland. Melalui berbagai pengujian ekstrem terhadap kabel USB, timnya menemukan fakta yang cukup mengejutkan.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>Alih-alih menjadi penyebab utama kerusakan, cara menggulung kabel justru tidak memiliki dampak signifikan terhadap umur pakainya. Dengan kata lain, mitos yang selama ini dipercaya banyak orang akhirnya terpatahkan.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bukan Digulung, Ini Titik Paling Rentan<\/h3>\n<p>Lalu, jika bukan karena cara menggulung, apa sebenarnya yang membuat kabel charger cepat rusak?<\/p>\n<p>Menurut Kyle Wiens, pendiri situs perbaikan gadget iFixit, kerusakan kabel hampir selalu terjadi di bagian yang sama, yakni titik pertemuan antara kabel dan kepala konektor.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>Bagian ini memang menjadi titik paling lemah. Ketika sering mengalami tekanan atau tekukan ekstrem, kerusakan akan lebih cepat terjadi.<\/p>\n<p>Penjelasan ini juga diperkuat oleh Robert Hyers dari Worcester Polytechnic Institute. Ia menjelaskan bahwa saat ujung kabel terus-menerus ditekuk, struktur mikro logam di dalamnya akan mengalami perubahan.<\/p>\n<p>Awalnya, logam tersebut akan bergeser. Namun, jika terjadi berulang kali, material akan mengeras dan akhirnya patah. Proses ini mungkin tidak terlihat secara kasat mata, tetapi dampaknya sangat nyata: kabel menjadi tidak berfungsi.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Merusak<\/h3>\n<p>Selanjutnya, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari mempercepat kerusakan kabel charger. Bahkan, kebiasaan ini sangat umum dilakukan.<\/p>\n<p>Pertama, mencabut kabel dari bagian tengah. Banyak orang terbiasa menarik kabel panjangnya saat ingin mencabut dari ponsel atau stopkontak. Padahal, cara ini memberikan tekanan besar pada bagian dalam kabel. Solusinya sederhana: selalu pegang dan tarik bagian kepala konektor.<\/p>\n<p>Kedua, menggunakan kabel yang terlalu pendek. Ketika kabel tidak cukup panjang, pengguna cenderung menariknya agar tetap bisa digunakan. Akibatnya, tegangan pada kabel meningkat dan mempercepat kerusakan.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>Selain itu, kebiasaan menggunakan ponsel sambil diisi daya\u2014terutama saat posisi rebahan\u2014juga berisiko. Dalam posisi ini, ujung kabel sering tertekuk dengan sudut tajam, yang dalam jangka panjang merusak struktur internalnya.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, penggunaan di dalam mobil juga bisa jadi masalah. Menaruh ponsel di cup holder dalam kondisi sedang dicas membuat beban ponsel bertumpu pada konektor. Ditambah dengan getaran kendaraan, tekanan pada titik tersebut semakin besar.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tren Baru: Kabel Braided Lebih Tahan Lama<\/h3>\n<p>Di sisi lain, pemilihan jenis kabel juga berperan penting dalam menentukan daya tahan. Kabel murah dengan lapisan plastik tipis memang terlihat praktis, tetapi cenderung lebih mudah rusak.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>Sebagai alternatif, banyak ahli menyarankan penggunaan kabel braided, yaitu kabel dengan lapisan anyaman nilon. Jenis ini terbukti lebih kuat dan tahan terhadap tekanan maupun tekukan.<\/p>\n<p>Bahkan, perusahaan teknologi besar seperti Apple kini mulai beralih ke kabel braided pada produk-produk terbarunya. Hal ini menunjukkan bahwa material memang memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan kabel.<\/p>\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Sekilas Tren Teknologi: Ponsel Tanpa Aplikasi?<\/h3>\n<p>Sementara itu, perkembangan teknologi juga terus bergerak ke arah yang lebih futuristik. Salah satu kabar terbaru datang dari OpenAI yang disebut sedang mengembangkan konsep ponsel pintar berbasis agen AI.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>Menurut laporan analis Ming-Chi Kuo, perangkat ini nantinya tidak lagi bergantung pada aplikasi seperti ponsel saat ini. Sebagai gantinya, pengguna cukup memberikan perintah, dan sistem AI akan langsung menjalankan berbagai tugas secara otomatis.<\/p>\n<p>Dengan konsep tersebut, pengguna tidak perlu lagi berpindah-pindah aplikasi. Mulai dari mengatur jadwal, membalas pesan, hingga mencari informasi bisa dilakukan dalam satu sistem terintegrasi.<\/p>\n<p>Meski demikian, proyek ini masih dalam tahap awal. Diperkirakan, pengembangan baru akan matang pada akhir 2026 atau awal 2027, dengan potensi produksi massal pada 2028.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>Pada akhirnya, menjaga kabel charger tetap awet sebenarnya tidak sulit. Bukan soal bagaimana cara menggulungnya, tetapi lebih kepada bagaimana cara menggunakannya sehari-hari.<\/p>\n<p>Dengan menghindari kebiasaan buruk dan memilih material kabel yang lebih berkualitas, umur pakai charger bisa jauh lebih panjang. Jadi, mulai sekarang, mungkin sudah saatnya lebih \u201crespect\u201d sama kabel charger\u2014karena perannya jauh lebih penting dari yang terlihat.<\/p>\n<div class=\"baca-juga-ad\">\n        <ins class=\"adsbygoogle\" data-ad-layout=\"in-article\" data-ad-format=\"fluid\" data-ad-client=\"ca-pub-5949640052836324\" data-ad-slot=\"3985553485\"><\/ins><\/p>\n<p class=\"ad-label\">Advertisement<\/p>\n<\/p><\/div>\n<div>\n<p>\n                        Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di<br \/>\n                        Google News.<br \/>\n                        Baca berita otomotif untuk perempuan di<br \/>\n                        Otodiva.id,<br \/>\n                        kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi<br \/>\n                        Gizmologi.id.<br \/>\n                        Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca<br \/>\n                        Traveldiva.id.\n                    <\/p>\n<\/p><\/div>\n<\/div>\n<p><sub>Mitos Kabel Charger Terbongkar! Ternyata Bukan Cara Gulung yang Bikin Cepat Rusak, Ini Penyebab Aslinya &#8211; Firda Zahara <\/sub><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"fifu_image_url":"","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[13],"class_list":["post-2421","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-baru","tag-tekno"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2421","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2421"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2421\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jobenka.com\/all\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}