TransTRACK Genjot Ekspansi Global, Bidik Asia Tenggara dan Timur Tengah

TransTRACK Genjot Ekspansi Global, Bidik Asia Tenggara dan Timur Tengah

Sejauh ini, TransTRACK telah hadir di sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Australia, hingga kawasan Timur Tengah termasuk Arab Saudi dan Qatar. Selanjutnya, perusahaan membidik Vietnam dan Thailand di Asia Tenggara, serta Oman, Bahrain, dan Kuwait di Timur Tengah sebagai target ekspansi berikutnya.

TransTRACK Genjot Ekspansi Global, Bidik Asia Tenggara dan Timur Tengah 6

Saat ini, TransTRACK melayani lebih dari 1.500 klien di berbagai sektor, baik B2B maupun B2G. Perusahaan juga tercatat sebagai salah satu dari tiga penyedia solusi fleet management terbesar di Asia Tenggara selama dua tahun berturut-turut berdasarkan laporan Berg Insight.

Advertisement

Paradiva, langkah ekspansi ini tidak hanya menunjukkan ambisi perusahaan untuk tumbuh secara global, tetapi juga menjawab kebutuhan industri yang semakin kompleks. Di tengah tuntutan efisiensi operasional, kepatuhan regulasi, serta standar ESG yang makin ketat, teknologi menjadi faktor kunci dalam transformasi sektor logistik dan transportasi.

Secara global, industri fleet management diproyeksikan mencapai lebih dari USD 30 miliar pada 2026 dan terus berkembang hingga melampaui USD 120 miliar pada 2035. Sementara itu, pasar Asia Tenggara dinilai masih berada pada tahap awal, namun memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi.

Co-Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, menilai momentum ekspansi ini sangat strategis. Ia menyebut bahwa kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah memiliki kebutuhan tinggi terhadap solusi fleet intelligence dengan tingkat kompleksitas operasional yang terus meningkat.

Advertisement

“Fokus kami adalah menghadirkan solusi yang scalable secara global namun tetap relevan secara lokal, sehingga dapat memberikan dampak nyata di setiap pasar,” ujarnya.

Seiring meningkatnya tantangan industri—mulai dari inefisiensi operasional, konsumsi bahan bakar yang tidak optimal, hingga tekanan regulasi—adopsi teknologi berbasis data menjadi semakin penting. Studi industri bahkan menunjukkan bahwa optimalisasi berbasis telematics mampu menekan emisi hingga 28% sekaligus meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, TransTRACK menghadirkan platform fleet intelligence berbasis IoT, AI, robotics, dan data analytics. Platform ini memungkinkan visibilitas dan kontrol operasional secara real-time, sekaligus membantu perusahaan dalam pengambilan keputusan berbasis data.

Advertisement

Img 5870
TransTRACK Genjot Ekspansi Global, Bidik Asia Tenggara dan Timur Tengah 7

Co-Founder & CTO TransTRACK, Aris Pujud Kurniawan, menjelaskan bahwa platform yang dikembangkan bersifat fleksibel dan mudah diintegrasikan dengan berbagai sistem yang sudah ada.

“Kami menghadirkan solusi yang hardware-agnostic dan integration-ready, sehingga implementasinya lebih cepat dan efisien. Dengan dukungan AI analytics seperti safety scoring, predictive maintenance, hingga carbon intelligence, klien dapat meningkatkan efisiensi sekaligus memenuhi target keberlanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tren industri kini bergerak ke arah pengambilan keputusan berbasis data dan AI. Dengan demikian, fleet management tidak lagi sekadar soal pelacakan kendaraan, melainkan menjadi bagian dari strategi bisnis yang lebih luas.

Advertisement

Di sisi lain, kinerja bisnis TransTRACK juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Pada 2025, perusahaan mencatat pendapatan sekitar USD 45 juta dengan model bisnis berbasis recurring revenue. Selain itu, gross margin mencapai sekitar 73% dan net margin sekitar 20%, dengan tingkat churn yang rendah di angka 0,6%.

Group CFO TransTRACK, Lim Boon Wei, menegaskan bahwa perusahaan fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan terukur.

“Model recurring revenue memberikan visibilitas yang kuat terhadap pendapatan jangka panjang, sekaligus memungkinkan ekspansi tetap berjalan tanpa mengorbankan profitabilitas,” katanya.

Advertisement

Ke depan, TransTRACK menargetkan ekspansi ke lebih dari 10 negara dan penetrasi ke 10 sektor industri utama hingga 2028. Beberapa sektor yang menjadi fokus antara lain maritim, pertambangan, dan perkebunan, yang dinilai memiliki potensi pasar besar dengan nilai pelanggan yang tinggi.

Selain itu, perusahaan juga mengadopsi pendekatan teknologi yang adaptif secara lokal. Artinya, setiap solusi disesuaikan dengan karakteristik operasional, regulasi, serta tingkat kematangan digital di masing-masing negara.

Tidak hanya itu, TransTRACK juga memperkuat kapabilitas operasional melalui sistem monitoring proaktif, jaminan SLA, serta pengembangan customer success framework guna meningkatkan retensi pelanggan.

Advertisement

Dalam mendukung ekspansi global, pengembangan talenta turut menjadi prioritas melalui TransTRACK Academy. Sementara itu, Singapura akan difungsikan sebagai regional hub untuk mengelola ekspansi di Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.

TransTRACK Genjot Ekspansi Global, Bidik Asia Tenggara dan Timur Tengah – Herning Banirestu