Bioskop yang diberi nama Sinewara ini akan menjadi pilot project bagi PFN untuk memperluas akses hiburan film di tanah air. Langkah ini diambil sebagai respons atas minimnya jumlah layar bioskop jika dibandingkan dengan total populasi penduduk Indonesia saat ini.
Lokasi Strategis dan Visi Pengembangan Daerah
Bioskop negara pertama
foto: YouTube/@TVRPARLEMEN
Rencananya, Sinewara akan didirikan di kawasan kantor PFN yang berlokasi di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur. Meski tanggal pasti dimulainya konstruksi belum diumumkan, Ifan menekankan bahwa proyek ini diharapkan menjadi pematik bagi pengembangan bisnis serupa di berbagai wilayah lain.
“Jadi ini sebagai pilot project untuk bioskop negara pertama, semoga ini bisa menjadi stimulan dan juga trigger untuk daerah-daerah lain ikut mengembangkan bisnis bioskop negara ini, dengan cara bergabung sebagai shareholder,” ujar Ifan Seventeen dikutip brilio.net
Kesenjangan Jumlah Layar Bioskop di Indonesia
Berdasarkan data internal PFN, persebaran bioskop di Indonesia saat ini masih sangat tidak merata dan terpusat di Pulau Jawa. Dari total 505 bioskop dengan 2.401 layar, sekitar 70% berada di Jawa, sementara Sumatra hanya memiliki 15%, dan Kalimantan sebesar 5%.
Ifan menjelaskan bahwa idealnya Indonesia memiliki target hingga 10.000 hingga 20.000 layar agar bisa bersaing dengan negara-negara seperti India, China, atau Amerika Serikat. Saat ini, hanya sekitar 25-30% kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang sudah memiliki fasilitas bioskop. Ketimpangan inilah yang ingin dijembatani melalui kehadiran Sinewara dan ekspansi bioskop negara ke depannya.
Recommended By Editor
Targetkan 10 ribu layar, Ifan Seventeen ungkap rencana pembangunan bioskop negara Sinewara –