SAN FRANCISCO – Startup teknologi Dokai, yang didirikan oleh dua talenta Indonesia, Gerry Fernando Patia dan Rio Atmadja, resmi diakuisisi Bolt.new. Akuisisi ini menjadi langkah pertama Bolt.new dalam menggabungkan perusahaan lain ke dalam bisnisnya sekaligus memperkuat pengembangan agen kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan enterprise.
Bolt.new merupakan platform milik StackBlitz yang memungkinkan pengguna membangun aplikasi web full-stack menggunakan bahasa alami. Sementara itu, Dokai mengembangkan agen AI otonom yang dirancang untuk menjalankan berbagai pekerjaan dalam workflow perusahaan.
Melalui akuisisi tersebut, Gerry Fernando Patia bersama tim Dokai akan bergabung dengan organisasi AI dan machine learning Bolt.new. Nilai transaksi tidak diungkapkan.
Advertisement
Bagi Paradiva yang mengikuti perkembangan teknologi AI, akuisisi ini menarik karena mempertemukan dua pendekatan yang memiliki prinsip serupa. Keduanya berupaya menjadikan bahasa alami sebagai cara yang lebih sederhana untuk mengarahkan perangkat lunak dan menjalankan pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan proses manual.
Fokus pada Agen AI untuk Enterprise
Dokai sebelumnya mengembangkan agen AI yang dapat membantu tim penjualan enterprise menjalankan pekerjaan dalam beberapa tahap. Proses tersebut mencakup riset prospek, pengelompokan dan penentuan prioritas akun, pengayaan data, hingga operasional CRM.
Advertisement
Teknologi Dokai memungkinkan instruksi dalam bahasa alami diterjemahkan menjadi pekerjaan yang kemudian dijalankan secara langsung pada berbagai sistem enterprise.
Menurut CEO sekaligus co-founder Bolt.new, Eric Simons, kebutuhan perusahaan bukan sekadar melihat kemampuan agen AI dalam demonstrasi. Yang lebih penting adalah kemampuan teknologi tersebut untuk menjalankan pekerjaan secara konsisten di sistem yang sudah digunakan perusahaan.
“Pembeli enterprise tidak terlalu memedulikan apakah sebuah agen terlihat bagus saat didemonstrasikan. Yang mereka pedulikan adalah apakah agen tersebut benar-benar mampu melakukan pekerjaannya setiap hari, di dalam sistem yang memang sudah mereka gunakan,” ujar Simons.
Advertisement
Karena itu, pengalaman tim Dokai dalam membangun agen yang dapat bekerja di dalam sistem enterprise menjadi salah satu alasan akuisisi tersebut.
Setelah akuisisi, teknologi agen milik Dokai akan diintegrasikan ke dalam platform Bolt.new. Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah lapisan orkestrasi atau orchestration layeryang memungkinkan agen merencanakan dan menyelesaikan pekerjaan dalam beberapa tahapan.
Dengan teknologi tersebut, Bolt.new ingin memperluas kemampuan agen AI agar dapat menangani proses pembangunan perangkat lunak yang lebih kompleks dan membutuhkan waktu lebih panjang.
Advertisement
Selain itu, teknologi Dokai diharapkan membantu aplikasi yang dibuat melalui Bolt.new terhubung lebih baik dengan sistem enterprise yang sudah digunakan perusahaan, termasuk CRM dan berbagai sumber data internal.
Bolt.new menyebut pelanggan enterprise mulai dapat melihat kemampuan awal yang dikembangkan menggunakan teknologi Dokai pada akhir musim gugur 2026.
Akuisisi ini sekaligus memperkuat tim AI dan machine learning Bolt.new yang mengembangkan kemampuan agen otonom pada platform tersebut.
Advertisement
Didirikan Dua Talenta Indonesia
Dokai didirikan di San Francisco oleh Gerry Fernando Patia dan Rio Atmadja. Startup tersebut dibangun untuk mengeksplorasi penggunaan agen AI dalam mengotomatisasi pekerjaan kompleks dan berulang pada perangkat lunak enterprise.
Pada tahap awal, Dokai mengembangkan teknologi AI yang dapat mempelajari workflow perusahaan melalui demonstrasi. Perusahaan kemudian mengembangkan produknya menjadi platform AI untuk kebutuhan go-to-market engineering bagi tim penjualan enterprise.
Advertisement
Agen AI Dokai dirancang untuk menangani pekerjaan multi-tahap, mulai dari riset prospek hingga pengelolaan dan pengayaan data CRM.
Gerry mengatakan, Dokai sejak awal dibangun berdasarkan keyakinan bahwa bahasa alami dapat digunakan untuk menjalankan workflow produksi di lingkungan enterprise.
“Bergabung dengan Bolt.new memberikan ruang terbesar untuk mewujudkan keyakinan tersebut: perangkat lunak itu sendiri,” kata Gerry.
Advertisement
Sementara itu, Bolt.new sendiri merupakan platform pengembangan web full-stack berbasis AI yang memungkinkan pengguna membangun, menjalankan, dan menerapkan aplikasi menggunakan bahasa alami.
Platform yang dibangun oleh StackBlitz tersebut juga terintegrasi dengan Microsoft Azure dan Microsoft 365 untuk mendukung pengembangan berbasis AI bagi perusahaan.
Dengan bergabungnya Dokai, Bolt.new kini tidak hanya memperluas kemampuan pengembangan aplikasi berbasis bahasa alami, tetapi juga membawa pengalaman baru dalam membangun agen AI yang dapat bekerja langsung di lingkungan enterprise.
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.
Startup Indonesia Dokai Diakuisisi Bolt.new – Herning Banirestu