Baru – Media sosial akhir-akhir ini banyak mengunggah konten yang memberikan informasi terkait bahayanya penggunaan earphone nirkabel. Hal ini disebutkan karena adanya radiasi dalam koneksi bluethooth yang bisa merusak otak.
Informasi tersebut ternyata cukup mempengaruhi banyak orang hingga memilih beralih ke earphone atau headphone yang menggunakan kabel.
Disadari atau tidak hal ini cukup meresahkan, apalagi penggunaan earphone meningkat pesat seiring pesatnya penggunaan handphone atau perangkat gadget lainnya.
Baca Juga:Ada Ahn hyo Seop dan Kim Bum, Ini Sinopsis Drama Sold Out on You dan Jadwal TayangnyaKDS: Normalisasi Cisunggalah Bukti Kerja Nyata Kolaborasi Semua Pihak
Lalu apakah info tersebut benar, seberapa bahayanya penggunaan earphone nirkabel dan apakah beralih ke earphone kabel merupakan solusi yang tepat?
Dokter Sepesialis THT RS Al Islam, dr Ilman Fathony Martanegara menjawab semua pertanyaan tersebut dalam postingan terbaru @rsalislambandung yang diunggah pada 24 April 2026.
Dalam unggahan tersebut dr Ilman menyebutkan bahwa penggunaan earphone dengan bluethoot masih aman.
“oh ini aman, bluethooth radiasinya rendah, yang penting cara penggunaannya,” jelasnya.
Ketika ditanya mana yang lebih aman antara earphone bluethooth, earphone kabel dan headphone, dr Ilman menyebut semuanya sama, karena faktor yang membuatnya bahaya ada pada cara menggunakannya, bukan dari jenisnya.
“Sebenarnya sih sama aja ya, tapi yang berbahaya adalah seberapa keras dan seberapa lama memakainya. Tidak ada perbedaan khusus karena tergantung dari kebutuhannya,” lanjutnya.
dr ilman juga membagikan tips aman untuk penggunaan earphone agar telinga tetap sehat, yakni dengan menggunakan Rules of Sixty.
Baca Juga:Peluncuran BSPS Tahun 2026 di Jawa Barat dan Kolaborasi Kementrian PKP-Pemprov Jawa barat dan bank bjbbank bjb Permudah Akses Event Lari Suroboyo 10K bagi Masyarakat
“Yang penting menggunakan rumus “Rules Of Sixty” atau 60/60 yakni pemakaian volume maksimal 60 persen dari batas maksimal dan (menggunakannya-red) tidak lebih dari 60 menit sehari,” sebutnya.
Selain memberikan edukasi, unggahan tersebut sekaligus untuk memperingati Hari Sadar Bising Sedunia yang diperingati pada 24 April 2026.
“Suara adalah bagian penting dari kehidupan, tapi terlalu banyak kebisingan bisa diam-diam dapat merusak pendengaran. Mulai dari hal kecil, kita bisa melindungi telinga untuk masa depan yang lebih sehat. Yuk, lebih peduli dengan apa yang kita dengar setiap hari. Karena pendengaran yang baik adalah investasi jangka panjang.”tulis keterangan dalam unggahan tersebut.