Penemuan spektakuler di dunia energi terbarukan kembali tercipta. Sekelompok ilmuwan dari Universitas Flinders, Australia, berhasil mengembangkan teknologi baterai seng-iodin berbasis air yang mampu bertahan hingga 60.000 kali siklus pengisian daya (charge). Angka fantastis ini menandai lahirnya era baru penyimpanan energi yang hampir tanpa penurunan kualitas (degradasi) meski digunakan secara intensif selama berpuluh-puluh tahun.
Inovasi ini menjawab kendala klasik yang selama ini menyelimuti baterai seng-iodin. Sebelumnya, senyawa iodin kerap lepas dari katoda dan merusak komponen elektroda seng, membuat umur baterai relatif pendek.
Tim peneliti memecahkan masalah rumit tersebut dengan memanfaatkan molekul pati berbentuk cincin yang diolah menjadi jaringan polimer khusus. “Sangkar” molekuler ini terbukti ampuh mengunci senyawa iodin tanpa mengganggu reaksi kimianya. Hasilnya luar biasa: baterai tak hanya awet hingga puluhan ribu kali pengisian, tetapi juga sanggup terisi penuh hanya dalam waktu tiga menit pada pengujian arus tinggi.
Advertisement
Bukan untuk Smartphone, Tapi Jawaban Krisis Energi Rumah Tangga
Meski menawarkan kecepatan dan ketahanan luar biasa, jangan berharap teknologi ini akan langsung terpasang di smartphone atau laptop Anda. Baterai seng-iodin memiliki keterbatasan ukuran fisik yang sulit dibuat sangat tipis.
Namun, potensi terbesarnya justru terletak pada sistem penyimpanan energi stasioner seperti baterai panel surya untuk rumah tangga dan pembangkit listrik skala besar (grid-scale).
Advertisement
Menariknya lagi, baterai ini jauh lebih ramah lingkungan dan aman dibanding baterai litium-ion biasa:
- Bahan Baku Murah: Menggunakan gula tanaman alami, bukan tambang litium atau kobalt yang mahal.
- Anti-Meledak: Menggunakan elektrolit berbasis air yang tidak mudah terbakar.
- Hemat Jangka Panjang: Meminimalkan biaya penggantian baterai berkala bagi pemilik rumah pengguna panel surya.
Meski masih membutuhkan waktu beberapa tahun hingga tahap produksi massal dan komersialisasi, terobosan dari Australia ini digadang-gadang menjadi kunci utama menuju masa depan energi bersih yang murah, aman, dan tahan lama.
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.
Peneliti Australia Temukan Teknologi Baterai 60 Ribu Kali Charge, Tahan Puluhan Tahun! – Siti Sarifah Aliah