Perusahaan keamanan siber terdaftar PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mempublikasikan capaian kinerja keuangan positif untuk periode kuartal kedua yang berakhir pada 30 Juni 2026. Dalam laporan keuangan tersebut, emiten berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 21% menjadi Rp115,03 miliar dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya.
Pertumbuhan pendapatan tersebut diiringi oleh lonjakan signifikan pada margin laba Perseroan. Laba usaha pada kuartal kedua 2026 melejit hingga 1.171% mencapai Rp23,01 miliar, sementara laba sebelum pajak melonjak 1.407% menjadi Rp22,69 miliar yang didorong oleh terealisasinya sejumlah proyek strategis tepat waktu.
”Kinerja kuartal kedua mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang terus berlanjut serta realisasi sejumlah proyek utama pada periode tersebut. Pendapatan meningkat 21% secara tahunan, sementara kami mencatat peningkatan yang kuat pada laba usaha dan laba sebelum pajak. Fokus kami saat ini adalah menjaga momentum tersebut sekaligus meningkatkan margin pelaksanaan proyek seiring pertumbuhan bisnis,” ujar Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher.
Advertisement
Struktur permodalan dan aset perusahaan tercatat mengalami penguatan signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Per 30 Juni 2026, total aset Perseroan tumbuh menjadi Rp485,4 miliar dari posisi akhir tahun lalu sebesar Rp416,5 miliar, dengan ekuitas yang meningkat menjadi Rp312,4 miliar.
Secara kumulatif selama enam bulan pertama tahun 2026, ITSEC Asia berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp201,2 miliar dan perolehan laba bersih mencapai Rp34,3 miliar. Manajemen memperkirakan eksekusi proyek-proyek utama skala besar akan lebih terakumulasi dan terealisasi pada paruh kedua tahun ini.
Guna memperluas jangkauan pasar di sektor pemerintahan dan BUMN, Perseroan secara aktif menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai BUMN teknologi. Langkah ini ditandai melalui penandatanganan kerja sama bersama PT INTI untuk pengembangan SOC serta integrasi kapabilitas keamanan siber mendukung holding industri pertahanan DEFEND ID.
Advertisement
Di sisi operasional dan pengembangan kapabilitas internal, Perseroan terus memperkuat lini ITSEC Cyber & AI Academy guna mencetak talenta ahli siber dan kecerdasan buatan. Langkah ini sejalan dengan prospek meluasnya regulasi nasional melalui pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber yang akan memperketat kewajiban perlindungan data pada infrastruktur kritis.
”Kami terus melihat peluang di segmen korporasi, BUMN dan pemerintah. Fokus kami pada semester kedua adalah mengubah peluang tersebut menjadi proyek yang dapat dieksekusi dengan baik dan memberikan pertumbuhan yang sehat. Kami juga akan terus memperkuat kapabilitas di bidang keamanan siber, AI dan pengembangan talenta sebagai bagian dari pertumbuhan jangka panjang ITSEC Asia,” tutup Patrick.
Penguatan fundamental bisnis ini turut mendapatkan apresiasi di pasar modal, ditandai dengan masuknya saham CYBR ke dalam indeks saham likuid IDX SMC Liquid per 5 Agustus 2026. Masuknya emiten ke dalam indeks tersebut mencerminkan peningkatan volume transaksi sekaligus memperluas jangkauan minat bagi para investor institusional.
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.
Laba Sebelum Pajak Melonjak 1.407%, Kinerja Keuangan ITSEC Asia (CYBR) Meroket di Q2 2026 – Siti Sarifah Aliah