Komdigi Bakal Tutup Fitur Chat di Platform Gim Lainnya

Komdigi Bakal Tutup Fitur Chat di Platform Gim Lainnya

“Betul semua. Jadi seluruh platform yang memiliki fitur chat, termasuk gim itu nanti akan diberlakukan PP yang sama,” ungkap Menkomdigi Meutya Hafid di Kantor Komdigi, Jakarta pada Kamis (30/4). 

Kendati demikian, belum diketahui kapan aturan pembatasan fitur chat di platform gim ini akan berlaku. 

Advertisement

Sebelumnya, Meutya mengumumkan bahwa delapan platform berisiko tinggi telah dinyatakan mematuhi PP Tunas. Hal ini diakhiri dengan Roblox yang telah menonaktifkan fitur chat di platformnya. 

[Foto: Nadhira/GadgetDiva].

Kini, pihak kementerian melakukan pengawasan kepatuhan ke delapan platform di tahap awal. 

Selain itu, Komdigi berfokus untuk melanjutkan kepatuhan regulasi di semua platform digital yang beroperasi di Indonesia. Semua platform diwajibkan untuk melakukan self-assement hingga bulan 6 Juni 2026. 

Advertisement

“Atas nama keadilan aturan, maka ini akan berlaku untuk semuanya. Dan kami sudah memberikan waktu, kita ingatkan juga dalam forum ini bahwa sampai Juni adalah waktu di mana platform melakukan self-assesment,” imbuhnya. 

Selanjutnya, Komdigi bakal mevaluasi terhadap penilaian tersebut. Guna memberikan label risiko yang sesuai. Kepatuahan tiap platform nantinya akan berbeda tergantung tingkat risiko yang ditetapkan. 

“Memang aturan Indonesia agak berbeda dengan aturan di negara lainya yang sudha memulai. Yaitu, kita berangkat dari faktor risiko atau risk-based approach. Sehingga, kita tidak pukul rata bahwa seluruh platform tidak boleh di bawah 16 tahun,” tutup Meutya.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.

Komdigi Bakal Tutup Fitur Chat di Platform Gim Lainnya – Nadhira Aliya Nisriyna