| Petugas Polsek Jombang mengolah TKP kebakaran rumah yang menewaskan seorang ART. |
| — Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah di kawasan Jalan Adityawarman, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (18/4/2026) dini hari. Insiden ini tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga menelan korban jiwa seorang asisten rumah tangga (ART), sementara satu korban lainnya dalam kondisi kritis akibat terpapar asap tebal.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Maya (23), warga Kecamatan Bareng, Jombang. Rekannya, Sri Endah (33), warga Kecamatan Jogoroto, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang karena kondisi kritis.
Kebakaran tersebut terjadi di rumah milik Tomi Yulianto (43) dan sempat mengejutkan warga sekitar. Saat petugas BPBD Jombang tiba di lokasi, api tidak terlihat besar dari luar, namun asap pekat sudah memenuhi seluruh bagian dalam rumah.
Petugas kemudian melakukan upaya penyelamatan dengan mendobrak pintu rumah, karena diketahui ada tujuh orang yang terjebak di dalam, termasuk pemilik rumah beserta istri dan tiga anaknya.
“Kami harus membuka pintu secara paksa karena ada laporan tujuh orang terjebak di dalam rumah. Setelah masuk, kami menemukan dua korban sudah tergeletak di kamar,” ujar Koordinator BPBD Jombang, Stevie Maria.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Karena kondisi rumah dipenuhi asap tebal, petugas akhirnya mengevakuasi korban melalui jalur atap bangunan.
Korban Maya ditemukan sudah tidak bernyawa, diduga kuat akibat menghirup karbon monoksida dalam jumlah banyak saat terjebak di kamar yang tertutup rapat.
Sementara itu, pemilik rumah Tomi Yulianto bersama istri dan ketiga anaknya berhasil diselamatkan tanpa mengalami luka serius.
Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada kabel AC yang berada dekat kamar korban. Sejumlah saksi juga mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum asap tebal memenuhi rumah.
“Dugaan awal berasal dari korsleting kabel AC. Korban diduga meninggal karena keracunan asap dan tidak dapat menyelamatkan diri akibat kepungan asap tebal,” jelas Stevie.
Hingga kini, Polres Jombang masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi lengkap dan penyebab pasti kejadian ini,” kata Kapolsek Jombang, AKP Edi Widoyono.(da*)