Peluncuran yang digelar di Jakarta pada 8 April 2026 ini mengusung konsep “Everyday Guide”, yakni menjadikan aplikasi Grab sebagai asisten pintar yang membantu aktivitas harian secara lebih efisien.
Paradiva, pendekatan ini sekaligus menunjukkan arah baru Grab: membangun ekosistem yang saling menguntungkan antara pengguna dan mitra.
Advertisement
Pengalaman Konsumen Makin Praktis
Untuk pengguna, Grab memperkenalkan sejumlah fitur yang mempermudah aktivitas sehari-hari. Salah satunya Group Ride, yang memungkinkan hingga empat orang berbagi perjalanan dengan rute serupa dan biaya lebih hemat hingga 40 persen.
Selain itu, Grab More memberi fleksibilitas memesan dari beberapa merchant tanpa biaya tambahan. Sementara itu, Grab AI Assistant hadir sebagai asisten personal yang membantu pengguna mencari rekomendasi hingga menyelesaikan pesanan hanya lewat percakapan.
Advertisement
Di sisi mobilitas, GrabMaps for Consumers tidak sekadar menampilkan rute, tetapi juga membantu menentukan waktu terbaik untuk berangkat, lengkap dengan informasi transportasi publik hingga ketersediaan parkir.
Efisiensi yang Berdampak ke Mitra
Di balik kemudahan bagi konsumen, Grab mengklaim bahwa setiap inovasi dirancang untuk memberi dampak langsung ke mitra, terutama pengemudi dan pelaku usaha.
Advertisement
Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab, menjelaskan bahwa peningkatan pengalaman pengguna akan berbanding lurus dengan peluang pendapatan mitra.
“Setiap kali kami membuat produk lebih mudah untuk konsumen, secara otomatis itu meningkatkan pendapatan driver,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai solusi yang diluncurkan berfokus pada efisiensi marketplace. Misalnya, fitur seperti Cloud Printer membantu restoran mempercepat proses pesanan, sehingga waktu tunggu pengemudi menjadi lebih singkat.
Advertisement
“Artinya driver bisa mengambil lebih banyak pesanan per jam, dan itu meningkatkan pendapatan mereka,” jelas Philipp.
Selain itu, inovasi seperti Group Ride juga diklaim mampu memangkas waktu perjalanan hingga 10 persen. Efisiensi ini membuka peluang bagi mitra untuk menyelesaikan lebih banyak order dalam waktu yang sama.
Asisten AI untuk Mitra Pengemudi
Advertisement
Grab juga memperkenalkan Driver AI Assistant, sebuah sistem berbasis AI yang dirancang sebagai “teman pintar” bagi mitra pengemudi.
Fitur ini memberikan rekomendasi real-time, seperti lokasi potensial untuk mendapatkan order berikutnya atau waktu terbaik untuk beroperasi.
“Ini adalah sistem AI yang membantu driver memaksimalkan peluang mereka di jalan. Mereka bisa lebih produktif sepanjang hari dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan,” tambah Philipp.
Advertisement

Sementara itu, Anthony Tan, Group Chief Executive Officer & Co-founder Grab, menegaskan bahwa inovasi AI Grab berangkat dari kebutuhan nyata pengguna dan mitra di lapangan.
“Tujuan kami sederhana, yaitu membuat hidup sehari-hari lebih mudah sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi mitra untuk berkembang,” ujar Anthony.
Dalam pengembangannya, Grab tidak membangun model AI dari nol. Sebaliknya, perusahaan mengandalkan kolaborasi dengan berbagai penyedia teknologi global.
Advertisement
Grab mengonfirmasi bahwa mereka bekerja sama dengan OpenAI serta sejumlah mitra lain untuk menghadirkan solusi AI terbaik.

“Kami menggunakan berbagai model terbaik, lalu menyesuaikannya dengan kebutuhan di Asia Tenggara,” jelas Philipp.
Tantangan terbesar, lanjutnya, adalah proses lokalisasi agar teknologi dapat bekerja optimal di berbagai negara.
Advertisement
“Kami tidak hanya menguji dalam bahasa Inggris, tetapi juga bahasa Indonesia dan bahasa lain di kawasan ini. Lokalisasi menjadi prioritas utama,” tambahnya.
Peluncuran Bertahap dan Mudah Diakses
Grab menyebut sebagian fitur sudah tersedia di Indonesia, sementara sisanya akan dirilis bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Pengguna juga bisa mencoba fitur lebih awal melalui program Early Access.
Advertisement
Meski menghadirkan banyak fitur baru, Grab memastikan aplikasi tetap mudah digunakan. Salah satunya melalui antarmuka berbasis percakapan yang lebih intuitif.
“Filosofi kami bukan menambah kompleksitas, tetapi membuat segalanya lebih sederhana dan cepat digunakan,” kata Philipp.

Selain konsumen dan pengemudi, Grab juga menghadirkan solusi untuk merchant, seperti Virtual Store Manager dan Tap to Pay, yang membantu operasional bisnis menjadi lebih efisien.
Advertisement
Ke depan, Philip mengungkap beberapa fitur memang berpotensi menjadi layanan berbayar. Namun saat ini, Grab masih mengedepankan adopsi dan manfaat jangka panjang bagi ekosistem.
“Kami percaya jika mitra berkembang, maka platform juga akan ikut berkembang,” tutup Anthony.
GrabX 2026 menegaskan transformasi Grab dari sekadar platform layanan menjadi ekosistem berbasis AI yang terintegrasi.
Advertisement
“Kami berharap dengan inovasi ini, Grab tidak hanya mempermudah kehidupan pengguna, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi mitra di seluruh Asia Tenggara,” tegas Anthony.
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.
– Herning Banirestu