Elon Musk Gratiskan Router Starlink untuk Pengguna Lama, Ini Alasan dan Cara Klaimnya

Elon Musk Gratiskan Router Starlink untuk Pengguna Lama, Ini Alasan dan Cara Klaimnya

Langkah ini bukan tanpa alasan. Seiring berjalannya waktu, SpaceX berencana menghentikan dukungan pembaruan perangkat lunak untuk router Starlink generasi pertama. Router ini dikenal dengan kode UTR-201, perangkat bawaan paket Starlink awal yang menggunakan antena parabola berbentuk bulat. Sebelum akhirnya beralih ke antena datar dan router generasi kedua pada 2021, perangkat ini sempat menjadi tulang punggung layanan Starlink di fase awal pengembangan.

Dalam pemberitahuan resminya kepada pelanggan, SpaceX menegaskan bahwa penghentian dukungan software dilakukan demi meningkatkan keamanan jaringan, performa, serta keandalan layanan Starlink dalam jangka panjang. Meski demikian, perusahaan memastikan router lama tidak akan langsung berhenti berfungsi begitu dukungan dihentikan.

Advertisement

Namun demikian, ada sejumlah risiko yang perlu diperhatikan. Tanpa pembaruan keamanan, router generasi pertama akan semakin rentan terhadap celah keamanan. Selain itu, kompatibilitas perangkat juga berpotensi menurun seiring dengan evolusi jaringan Starlink yang terus berkembang. Dengan kata lain, meski masih bisa digunakan, pengalaman internet pengguna dikhawatirkan tidak lagi optimal.

Sebagai solusi, SpaceX menawarkan penggantian gratis berupa Starlink Router Mini. Router ini sebelumnya dijual dengan harga 40 dolar AS atau sekitar Rp 670 ribuan. Meski berukuran lebih ringkas, Router Mini hadir dengan teknologi yang lebih mutakhir. Perangkat ini sudah mendukung WiFi 6, jaringan dual-band, serta fitur mesh networking yang memungkinkan pengguna memperluas jangkauan Wi-Fi dengan menambahkan unit lain di kemudian hari.

Menariknya, program penggantian router ini pertama kali terungkap melalui halaman dukungan Starlink yang dipublikasikan secara terbatas pada bulan lalu. Sejak November, sejumlah pelanggan yang memenuhi kriteria mulai menerima email pemberitahuan dari SpaceX. Dalam email tersebut, perusahaan menyebut program ini sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan lama yang telah setia menggunakan Starlink sejak masa awal.

Advertisement

Pelanggan yang terpilih dapat langsung mengeklaim router gratis dengan mengeklik menu “claim free router” yang tersedia di email. Setelah itu, pengguna hanya perlu memperbarui alamat pengiriman. SpaceX juga menyertakan panduan pemasangan agar Router Mini tetap bisa digunakan bersama antena Starlink generasi pertama yang masih dipakai pelanggan, sebagaimana dilaporkan PCMag dan dihimpun KompasTekno.

Kebijakan ini sekaligus menegaskan komitmen SpaceX untuk terus menjaga kualitas layanan Starlink di tengah pertumbuhan pengguna global yang sangat pesat. Apalagi, Starlink kini tidak hanya digunakan oleh masyarakat umum, tetapi juga menjadi solusi konektivitas di wilayah terpencil hingga area terdampak bencana.

Perjalanan Starlink di Indonesia

Starlink pertama kali beroperasi di Amerika Serikat pada 2020, sebelum kemudian meluncur secara global mulai 2021. Di Indonesia, kehadiran Starlink sempat menjadi perbincangan hangat sejak pertama kali diuji coba pada 2022, meski masih dalam skala sangat terbatas.

Advertisement

Kala itu, layanan internet satelit orbit rendah milik Elon Musk digunakan dalam ajang Latihan Bersama (LATMA) Garuda Shield 16 tahun 2022 di Amborawang, Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Telkomsat sebagai pemegang hak labuh eksklusif Starlink di Indonesia menghadirkan layanan ini secara terbatas dari 15 Juli hingga 31 Agustus 2022.

Barulah pada 2024, Starlink resmi mengantongi izin operasi di Indonesia. Sejak saat itu, layanan ini bisa dipesan secara luas oleh masyarakat dengan harga paket mulai Rp 750 ribu per bulan. Sementara itu, biaya perangkat yang mencakup router, unit base, dan kabel dibanderol sekitar Rp 7,8 juta.

Namun, tingginya minat masyarakat sempat membuat Starlink menghentikan sementara penerimaan pengguna baru di Indonesia pada pertengahan Juli 2025 karena kapasitas penuh. Meski begitu, selang hampir dua pekan, pendaftaran pelanggan baru kembali dibuka.

Advertisement

Yang terbaru, Elon Musk juga mengumumkan kebijakan sosial dengan menggratiskan layanan internet Starlink untuk wilayah terdampak banjir di Sumatera. Melalui akun resminya di platform X, Starlink menyebut layanan gratis tersebut berlaku bagi pelanggan baru maupun lama hingga akhir Desember 2025.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Starlink semakin menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai penyedia internet satelit, melainkan juga mitra konektivitas global yang adaptif terhadap kebutuhan zaman dan kondisi darurat.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.

Elon Musk Gratiskan Router Starlink untuk Pengguna Lama, Ini Alasan dan Cara Klaimnya – Firda Zahara