Dalam beberapa tahun terakhir, perubahan peta persaingan CPU berlangsung semakin cepat. Terutama sejak Apple meninggalkan prosesor Intel dan beralih penuh ke chip berbasis Arm yang dikembangkan secara mandiri melalui lini Apple Silicon.
Berdasarkan analisis terbaru dari Mercury Research dan Bernstein Research yang dikutip Citrini Research, pangsa pasar CPU laptop Apple kini telah menyentuh angka sekitar 20 persen. Menariknya, capaian tersebut kini sejajar dengan AMD, yang selama ini dikenal sebagai rival utama Intel di segmen prosesor PC.
Advertisement
Jika digabungkan, lonjakan Apple dan AMD telah memangkas lebih dari 20 persen pangsa pasar Intel sejak 2018. Artinya, dominasi yang dulu nyaris mutlak kini mulai runtuh secara perlahan.
Sebelumnya, Intel menguasai sekitar 90 persen pasar CPU desktop dan lebih dari 80 persen pasar laptop. Namun kini, posisinya menyusut hingga berada di kisaran 60 persen di kedua segmen tersebut. Meski masih menjadi pemimpin pasar, tren penurunan ini menunjukkan tekanan yang semakin nyata.
Sementara itu, AMD menjadi pemain yang paling agresif dalam menggerus dominasi Intel. Momentum kebangkitan perusahaan ini dimulai sejak peluncuran arsitektur Zen pada 2017. Sejak saat itu, AMD konsisten menghadirkan peningkatan performa yang signifikan dari generasi ke generasi.
Advertisement
Tekanan semakin terasa pada 2022 ketika AMD merilis Zen generasi keempat untuk menantang prosesor Intel Alder Lake dan Raptor Lake. Di tengah isu stabilitas yang sempat menghantam produk Intel, serta lambatnya respons terhadap teknologi 3D V-Cache milik AMD, prosesor Ryzen justru mencatatkan lonjakan penjualan.
Bahkan, Zen generasi kelima kini mendominasi berbagai grafik penjualan prosesor terbaru. Di platform gaming terbesar dunia, Steam, pangsa CPU AMD telah menembus lebih dari 40 persen. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa konsumen semakin percaya pada performa dan efisiensi chip buatan AMD.
Di sisi lain, kontribusi Apple memang lebih terasa di pasar laptop dibanding desktop. Sejak peluncuran chip M2 pada 2022, pangsa pasar Apple di segmen desktop relatif stabil di sekitar 10 persen. Angka ini diyakini merepresentasikan pengguna Mac yang secara bertahap mengganti mesin berbasis Intel ke Apple Silicon.
Advertisement
Namun di pasar notebook, dampaknya jauh lebih signifikan. Penjualan MacBook yang terus meningkat berbanding lurus dengan penurunan pangsa Intel di segmen laptop. Efisiensi daya, performa tinggi, serta integrasi hardware dan software menjadi faktor utama yang mendorong adopsi chip Arm buatan Apple.
Melihat tekanan yang semakin besar, Intel pun tak tinggal diam. Perusahaan ini tengah menyiapkan prosesor Core Ultra 3 berbasis Panther Lake yang diproduksi menggunakan node 14A kelas 2nm. Teknologi ini diharapkan mampu mengembalikan daya saing Intel, terutama dari sisi efisiensi energi dan performa komputasi.
Namun tantangan Intel tidak berhenti di situ. Ke depan, persaingan CPU berbasis Arm diprediksi akan semakin ramai. Saat ini Apple memang mendominasi hampir seluruh pasar Arm PC. Meski begitu, Qualcomm telah masuk lewat lini chip Windows on Arm sejak 2024.
Advertisement
Tak hanya itu, Nvidia juga dikabarkan tengah mempersiapkan prosesor Arm untuk PC yang berpotensi mengguncang industri. Meski adopsi pasar terhadap platform baru ini masih dalam tahap awal, arah pergeseran teknologi tampaknya semakin jelas.
Industri PC kini berada di titik transisi besar. Dominasi tunggal berbasis arsitektur x86 yang selama ini dikuasai Intel mulai ditantang oleh pendekatan baru yang lebih efisien dan fleksibel. Apple membuktikan bahwa chip Arm mampu bersaing di kelas performa tinggi, sementara AMD menunjukkan bahwa inovasi arsitektur bisa mengubah peta pasar dalam waktu relatif singkat.
Jika tren ini terus berlanjut, masa depan industri prosesor PC akan jauh lebih kompetitif dibanding satu dekade terakhir. Konsumen pun diuntungkan dengan lebih banyak pilihan, performa yang semakin tinggi, serta efisiensi daya yang terus membaik.
Advertisement
Satu hal yang kini tak terbantahkan: era dominasi mutlak Intel telah berakhir. Persaingan CPU global resmi memasuki babak baru.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.
Apple Pepet AMD di Pasar CPU Laptop, Intel Kehilangan Tahta yang Dikuasai Bertahun-tahun – Firda Zahara