Kekayaan Elon Musk Tembus Rp12.000 Triliun, Lebih Besar dari Ekonomi Belgia dan Irlandia

Kekayaan Elon Musk Tembus Rp12.000 Triliun, Lebih Besar dari Ekonomi Belgia dan Irlandia
net worth yang mencengangkan, mencapai 726,3 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp12.144 triliun. Angka tersebut menempatkan Musk bukan hanya sebagai orang terkaya di dunia, tetapi juga “lebih kaya” dibandingkan sejumlah negara dengan ekonomi mapan.

Berdasarkan data Indeks Miliarder Forbes yang dirilis pada Jumat (2/1/2026), kekayaan Elon Musk kini setara dengan ekonomi terbesar ke-23 dunia. Jika disandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) negara, harta Musk bahkan melampaui Belgia yang memiliki PDB sekitar 716 miliar dollar AS atau sekitar Rp11.973 triliun.

Tak berhenti di situ, kekayaan pria kelahiran Pretoria, Afrika Selatan, 28 Juni 1971 ini juga melampaui Irlandia yang mencatat PDB sekitar 708 miliar dollar AS. Selain itu, nilai hartanya juga lebih besar dibanding Argentina dengan PDB 683 miliar dollar AS, serta Swedia yang berada di kisaran 662 miliar dollar AS.

Advertisement

Sebagai catatan, PDB atau Gross Domestic Product memang bukan ukuran kekayaan suatu negara secara langsung. Namun demikian, indikator ini kerap digunakan untuk membandingkan skala ekonomi dan kapasitas finansial antarnegara. Oleh karena itu, perbandingan ini tetap memberi gambaran betapa masifnya nilai kekayaan Elon Musk saat ini.

Menariknya, dominasi Musk tidak hanya terlihat saat dibandingkan dengan negara. Jika dilihat dari sisi korporasi global, total kekayaannya juga melampaui valuasi pasar sejumlah perusahaan raksasa dunia. Nilai harta Musk tercatat lebih besar dibanding Oracle yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar 560 miliar dollar AS.

Selain Oracle, kekayaan Musk juga melampaui Johnson & Johnson, perusahaan raksasa di sektor kesehatan dengan valuasi sekitar 498,6 miliar dollar AS. Bahkan, konglomerasi barang mewah asal Prancis, LVMH, milik Bernard Arnault yang selama ini kerap bersaing di puncak daftar orang terkaya dunia memiliki valuasi “hanya” sekitar 375,9 miliar dollar AS, jauh di bawah total kekayaan Musk.

Advertisement

Lonjakan kekayaan Elon Musk dalam lima tahun terakhir memang terbilang ekstrem. Pada Maret 2020, total hartanya masih berada di kisaran 24,6 miliar dollar AS. Saat itu, Musk bahkan belum masuk dalam jajaran tiga besar orang terkaya dunia.

Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi tersebut berubah drastis. Reli saham Tesla yang agresif, ditambah pertumbuhan pesat bisnis SpaceX, menjadi katalis utama kenaikan nilai kekayaannya. Alhasil, pada Agustus 2020, Musk menjadi orang kelima di dunia yang berhasil menembus kekayaan 100 miliar dollar AS.

Selanjutnya, pada Januari 2021, Elon Musk untuk pertama kalinya menyandang status sebagai orang terkaya di dunia dengan total kekayaan mendekati 190 miliar dollar AS. Rekor demi rekor pun terus tercipta. Pada September 2021, Musk menjadi orang ketiga di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 200 miliar dollar AS, menyusul Jeff Bezos dari Amazon dan Bernard Arnault dari LVMH.

Advertisement

Tren kenaikan itu belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Pada November 2021, kekayaannya menembus angka 300 miliar dollar AS. Kemudian, pada Desember 2024, Musk berhasil melewati level 400 miliar dollar AS. Memasuki 2025, lonjakan terjadi semakin cepat.

Pada Oktober 2025, Musk resmi menjadi orang pertama di dunia yang mencapai valuasi kekayaan 500 miliar dollar AS. Hanya berselang beberapa minggu, ia menembus 600 miliar dollar AS di awal Desember. Bahkan, dalam hitungan hari, total kekayaannya melonjak melewati angka 700 miliar dollar AS.

Salah satu pendorong utama lonjakan ini datang dari SpaceX. Perusahaan antariksa tersebut meluncurkan tender offer yang menilai SpaceX di angka fantastis, yakni 800 miliar dollar AS. Valuasi ini melonjak dua kali lipat dibandingkan penilaian sekitar 400 miliar dollar AS pada Agustus sebelumnya.

Advertisement

Langkah tersebut saja disebut-sebut menambah kekayaan Elon Musk sekitar 168 miliar dollar AS. Di sisi lain, faktor penting lainnya datang dari ranah hukum. Mahkamah Agung Delaware membatalkan putusan pengadilan tingkat bawah yang sebelumnya menganulir paket kompensasi saham Tesla milik Musk.

Dengan keputusan tersebut, nilai opsi saham Musk yang diperkirakan mencapai 139 miliar dollar AS kembali diakui dan langsung mendongkrak total kekayaannya secara signifikan.

Melihat tren ini, para analis memprediksi kekayaan Elon Musk masih berpotensi terus bertambah. Bahkan, pemilik platform X (sebelumnya Twitter) ini disebut berada di jalur untuk menjadi triliuner pertama di dunia, atau manusia pertama dengan kekayaan bersih mencapai 1 triliun dollar AS.

Advertisement

Jika prediksi itu terwujud, Elon Musk bukan hanya mencetak rekor baru, tetapi juga mengubah cara dunia memandang skala kekayaan individu di era modern.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.

Kekayaan Elon Musk Tembus Rp12.000 Triliun, Lebih Besar dari Ekonomi Belgia dan Irlandia – Firda Zahara