Jakarta: Industri kreatif Indonesia kembali menghadirkan karya animasi lokal yang ambisius. Melalui first look dan teaser trailer yang dirilis melalui kanal resmi YouTube Imagimata dan akun Instagram (@timunmasofficial), film animasi bertajuk Timun Mas dan Tenun Takdir sukses mencuri perhatian publik berkat pendekatan visualnya yang megah serta pengerjaannya yang 100% menggunakan keterampilan seniman tanpa bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).
Reinterpretasi Legenda Nusantara dalam Balutan Fantasi Modern
Timun Mas dan Tenun Takdir adalah proyek film animasi independen yang mereinterpretasi cerita rakyat klasik Jawa, Timun Mas, menjadi kisah petualangan fantasi bernuansa modern. Film ini menyoroti perjalanan karakter utama bernama Kana yang berjuang mengubah jalan hidupnya agar tidak ditakdirkan menjadi mangsa sang raksasa, Buto Ijo. Berbeda dengan adaptasi konvensional, proyek ini mengusung visual buatan tangan yang menonjolkan detail latar dan estetika budaya lokal yang kuat.
Kolaborasi Seniman Lokal di Bawah Studio Imagimata
Proyek film animasi ini digarap oleh sutradara dan kreator Andrey Pratama bersama tim dari studio animasi Imagimata. Seluruh proses pengolahan gambar, desain karakter, hingga latar tempat dikerjakan secara langsung oleh para animator dan seniman lokal Indonesia.
Pematangan Praproduksi Menuju Penayangan Layar Lebar
Peluncuran first look serta teaser trailer di media sosial menjadi langkah awal untuk mengenalkan visi kreatif tim kepada para pecinta film dan animasi di tanah air. Selain melestarikan dongeng Nusantara agar tetap relevan bagi generasi muda, proyek ini lahir sebagai wujud komitmen para kreator terhadap kualitas seni murni di tengah maraknya penggunaan AI. Saat ini, tim produksi terus mematangkan proyek ini agar siap tayang di layar lebar.
(Sumber: Instagram@timunmasofficial)
(Dinda Intan Ramadhani)
Film Animasi Timun Mas dan Tenun Takdir: Karya Lokal Megah Tanpa AI –