SURABAYA — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk meningkatkan investasi infrastrukturnya pada 2026 menjadi Rp20 triliun. Tambahan investasi itu menjadi amunisi perusahaan untuk memperkuat jaringan sekaligus mempercepat ekspansi layanan 5G di Indonesia.
Semula, perusahaan menyiapkan capital expenditure (capex) sekitar Rp15 triliun. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas dan pertumbuhan penggunaan data, anggaran tersebut dinaikkan menjadi Rp20 triliun.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART Merza Fachys mengatakan investasi jaringan menjadi bagian penting dari upaya perusahaan memperluas akses konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Advertisement
Menurut Merza, pembangunan infrastruktur telekomunikasi tidak berhenti pada penyediaan jaringan. Infrastruktur tersebut harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Pembangunan infrastruktur digital harus memberikan manfaat nyata bagi Indonesia,” ujar Merza.
Target 101 kota
Advertisement
Penguatan investasi tersebut berjalan beriringan dengan ekspansi jaringan 5G. XLSMART menargetkan layanan generasi kelima tersebut tersedia di 101 kota hingga akhir 2026.
Target itu meningkat dari rencana sebelumnya yang mencakup 88 kota. Sejumlah wilayah tambahan, termasuk Malang dan Lombok, masuk dalam agenda perluasan layanan.
Direktur dan Chief Technology Officer XLSMART Shurish Subbramaniam mengatakan perusahaan ingin memastikan ekspansi 5G tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar.
Advertisement
“Tujuan akhirnya adalah mendigitalisasi seluruh rakyat Indonesia,” kata Shurish.
Hingga semester I-2026, jaringan 5G XLSMART telah tersedia di lebih dari 50 kota dengan sekitar 15.000 BTS 5G. Cakupan populasi layanan tersebut mencapai sekitar 23 persen.
Advertisement
Ekspansi kemudian akan diperkuat melalui pemanfaatan tambahan spektrum frekuensi, terutama 700 MHz dan 2,6 GHz.
Spektrum 700 MHz memiliki karakteristik yang mendukung perluasan cakupan layanan, sedangkan 2,6 GHz dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas jaringan, terutama di wilayah dengan lalu lintas data tinggi.
Dengan tambahan spektrum tersebut, perusahaan tidak hanya mengejar perluasan wilayah 5G, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan.
Advertisement
Tidak sekadar mengejar label 5G
Shurish mengatakan kualitas jaringan menjadi perhatian utama dalam ekspansi tersebut. Menurut dia, perusahaan tidak ingin 5G hanya menjadi label pemasaran.
XLSMART ingin pelanggan merasakan langsung perbedaan kualitas jaringan ketika menggunakan layanan 5G.
Advertisement
“Kami tidak ingin sekadar mengatakan kepada publik bahwa jaringan XLSMART bagus. Kami ingin masyarakat sendiri yang merasakan dan mengatakan bahwa jaringan kami memang bagus,” ujarnya.
Strategi tersebut menjadi penting di tengah pertumbuhan perangkat 5G di pasar Indonesia. Semakin banyak perangkat yang mampu mengakses jaringan 5G, semakin besar pula kebutuhan operator untuk menyediakan kapasitas jaringan yang memadai.
Namun, perusahaan masih melihat harga perangkat sebagai salah satu tantangan dalam mempercepat migrasi pelanggan dari 4G ke 5G.
Advertisement
Untuk itu, XLSMART menggandeng mitra ritel dan pembiayaan, termasuk Erajaya, Kredivo, dan DANA, untuk menghadirkan paket bundling serta skema pembayaran yang lebih mudah bagi pelanggan.
Satu jaringan untuk tiga merek
Ekspansi jaringan juga dilakukan untuk menopang tiga merek yang kini berada dalam ekosistem XLSMART, yakni XL, Smartfren, dan AXIS.
Advertisement
Ketiganya memiliki karakteristik pelanggan dan strategi produk yang berbeda. Namun, dari sisi infrastruktur, ketiga merek tersebut dapat memanfaatkan jaringan dan spektrum yang sama.
Integrasi infrastruktur ini menjadi salah satu keuntungan strategis XLSMART karena investasi jaringan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk melayani berbagai segmen pelanggan.
Di Jawa Timur, misalnya, perusahaan menyatakan jaringan XLSMART telah menjangkau seluruh 38 kabupaten/kota dan sekitar 660 kecamatan.
Advertisement
Jaringan tersebut juga mencakup sejumlah wilayah kepulauan di Sumenep, seperti Kangean dan Sapeken, serta kawasan wisata seperti Bromo dan Gunung Ijen.
Regional Group Head XLSMART East Region Dodik Ariyanto mengatakan tambahan spektrum 2,6 GHz akan membantu perusahaan meningkatkan kualitas layanan di wilayah dengan kebutuhan kapasitas tinggi.
“Bukan sekadar label 5G, tetapi koneksi dengan kecepatan yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” pungkas Dodik.
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.
Investasi XLSMART Naik Jadi Rp20 Triliun, 5G Diperluas hingga 101 Kota – Herning Banirestu