PT Indosat Tbk (IOH) mencatatkan capaian finansial dan operasional yang sangat solid sepanjang paruh pertama tahun 2026. Keberhasilan ini didorong oleh penerapan strategi transformasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang tidak hanya memperkuat posisi bisnis perusahaan saat ini, tetapi juga menjadi pilar utama dalam menyokong pertumbuhan ekosistem digital nasional di masa mendatang.
Dari segi finansial, Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun pada semester I-2026, meningkat 13,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, peningkatkan efisiensi operasional dan manajemen biaya yang disiplin membuat EBITDA tumbuh 14% YoY menjadi Rp14,6 triliun dengan margin 47,6%, sementara laba bersih yang dinormalisasi melonjak hingga 49,2% YoY mencapai Rp3,2 triliun.
Pengintegrasian teknologi AI ke dalam ranah pelayanan pelanggan—melalui fitur pengamanan anti-spam, layanan Gemini AI, Sahabat-AI, hingga Adobe Express—turut mendongkrak pengalaman digital pengguna. Dampaknya terlihat dari lonjakan lalu lintas data sebesar 19,9% YoY serta kenaikan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) sebesar 17,3% YoY menjadi Rp46 ribu, dengan basis pelanggan seluler yang terjaga stabil di angka 93,4 juta.
Advertisement
Manajemen Indosat menegaskan bahwa visi AI North Star menjadi penuntun utama perubahan identitas Perseroan dari penyedia jasa konektivitas murni menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Kenaikan kinerja dua digit pada periode ini membuktikan keefektifan arah strategis tersebut dalam menciptakan nilai bisnis jangka panjang sekaligus mengakselerasi tahap transformasi berikutnya di Indonesia.
Sebagai bagian dari optimalisasi aset, Indosat berkolaborasi dengan Arsari Group mendirikan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) untuk mengelola lebih dari 86.000 kilometer jaringan serat optik. Melalui skema asset-light
Guna menangkap peluang dari tingginya adopsi teknologi di sektor industri, Indosat terus memperluas jangkauan layanan AI Cloud. Hasilnya terlihat dari raihan pendapatan AI Cloud pada semester I-2026 yang menembus US33 juta, melampaui pencapaian penuh sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebesar US28 juta, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai mesin pertumbuhan baru perusahaan.
Advertisement
Di sektor infrastruktur penunjang, Indosat memperkuat kapasitas jaringannya dengan menambah alokasi spektrum sebesar 80 MHz pada pita 700 MHz dan 2,6 GHz. Langkah investasi ini ditujukan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan layanan digital berbasis AI, meningkatkan keandalan konektivitas, serta membuka ruang monetisasi baru melalui layanan Indosat5G dan Fixed Wireless Access (FWA).
Selain fokus pada kinerja bisnis, Perseroan mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui penghematan energi jaringan berbasis AI yang sukses memangkas intensitas emisi karbon sebesar 50,89%, hingga membawanya masuk dalam Indeks ESG KEHATI. Indosat juga berinvestasi pada sumber daya manusia lewat kemitraan bersama Kemnaker RI dan Wadhwani Foundation untuk mencetak satu juta talenta digital serta 100.000 wirausahawan berbasis AI hingga tahun 2029.
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di
Google News.
Baca berita otomotif untuk perempuan di
Otodiva.id,
kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi
Gizmologi.id.
Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca
Traveldiva.id.
Transformasi AI Dongkrak Kinerja Indosat, Pendapatan Semester I-2026 Tembus Rp30,7 Triliun – Siti Sarifah Aliah