Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kanal Golden Prawn Batam

Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kanal Golden Prawn Batam
Ilustrasi


|  – Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun berinisial MD ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di perairan Kanal Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Pihak kepolisian menduga korban tewas akibat tenggelam setelah terpeleset ketika bermain di tepi kanal bersama temannya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan Kanal Golden Prawn yang masih dalam tahap pembangunan pada Minggu (14/6/2026). Sebelum kejadian, korban diketahui datang ke lokasi bersama seorang teman dengan menggunakan sepeda.
Sesampainya di area tersebut, keduanya memarkirkan sepeda mereka, kemudian berjalan menuju tepi perairan untuk bermain di sekitar lokasi.
Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal serta keterangan sejumlah saksi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polresta Barelang, tidak ditemukan indikasi kekerasan. Sementara ini korban diduga meninggal karena tenggelam,” ujarnya, Senin (15/6/2026).
Ia menambahkan, sebelum insiden terjadi, korban dan temannya sempat bermain sepeda bersama. Setelah memarkirkan kendaraan, keduanya menuju area pinggir kanal.
Dari dugaan sementara, korban terpeleset saat berada di tepi perairan hingga terjatuh ke dalam kanal dan tenggelam.
“Korban dan temannya awalnya bermain sepeda, kemudian setelah memarkirkan sepeda, mereka menuju ke pinggir perairan. Diduga korban terpeleset dan jatuh ke air,” jelasnya.
Polisi juga menyebutkan bahwa teman korban yang masih berusia anak-anak tidak mampu memberikan pertolongan dan diduga panik saat kejadian berlangsung.
Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas keamanan yang sedang melintas di lokasi. Saat itu, petugas melihat tubuh korban sudah mengapung di permukaan kanal.
Petugas kemudian segera melakukan upaya evakuasi dan memberikan pertolongan pertama, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Petugas keamanan sudah berupaya menolong dan mengevakuasi korban, tetapi korban tidak berhasil diselamatkan,” kata Tigor.
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga kemudian menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Pihak kepolisian mengingatkan bahwa kawasan Kanal Golden Prawn masih merupakan area proyek pembangunan dan belum aman untuk aktivitas bermain atau wisata masyarakat.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih waspada, terutama saat membawa anak-anak ke area pantai atau perairan. Lokasi tersebut masih dalam tahap pembangunan dan belum aman untuk aktivitas umum,” tegasnya.(da*)


Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kanal Golden Prawn Batam – Nasional