| Petugas BPBD Kabupaten Blora bersama tim gabungan membersihkan sisa material banjir |
| — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Blora menyebabkan banjir di sejumlah titik, terutama di Kecamatan Cepu. Sejak Jumat (22/5/2026), puluhan rumah warga hingga dua fasilitas pendidikan di Desa Mulyorejo terendam genangan air.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, banjir terjadi di Desa Mulyorejo, Kecamatan Cepu, dan sempat mengganggu aktivitas warga serta kegiatan belajar mengajar di sekolah setempat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa bencana ini berdampak pada puluhan keluarga.
“Bencana ini berdampak pada 35 kepala keluarga (KK) dan merendam 35 rumah,” ujar Abdul Muhari, Minggu (24/5/2026).
Selain permukiman, dua sekolah juga ikut terdampak, yakni SD Mulyorejo 1 dan SMP Negeri 4 Cepu yang berada di wilayah tersebut.
“Serta dua fasilitas pendidikan yaitu SD Mulyorejo 1 dan SMP 4 Cepu yang berada di Desa Mulyorejo, Kecamatan Cepu,” tambahnya.
Menindaklanjuti kejadian ini, BPBD Kabupaten Blora bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta memantau kondisi banjir di lapangan.
Petugas juga membantu proses pembersihan lumpur dan sisa genangan yang masuk ke rumah warga maupun area sekolah.
BNPB menyebutkan bahwa kondisi banjir mulai berangsur surut sejak Sabtu (23/5/2026). Meski demikian, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.
Sementara itu, pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pendataan dampak bencana serta memastikan warga yang terdampak dalam kondisi aman dan tertangani dengan baik.(da*)