Para Perasuk Terinspirasi Adik Wregas Bhanuteja yang Hobi ‘Koleksi’ Roh

Para Perasuk Terinspirasi Adik Wregas Bhanuteja yang Hobi 'Koleksi' Roh
Jakarta: Film Para Perasuk siap menyapa penonton Indonesia lewat cerita yang unik dan penuh nuansa lokal. Film terbaru garapan sutradara Wregas Bhanuteja ini mengangkat kisah Bayu, seorang pemuda desa yang memiliki mimpi menjadi “perasuk” dalam tradisi pesta sambetan di kampung halamannya.
 
Film ini turut dibintangi sejumlah nama besar, seperti Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Anggun, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, dan beberapa pemain lainnya.
 
Dalam keterangannya, Wregas mengungkapkan bahwa ide mengenai dunia roh dalam Para Perasuk terinspirasi dari pengalaman pribadinya bersama sang adik, yang disebut memiliki indra keenam sejak kecil. Menurut Wregas, adiknya kerap melihat berbagai sosok makhluk tak kasat mata dan bahkan mengaku mampu “mengumpulkan” roh dari tempat-tempat yang pernah ia datangi.

Salah satu pengalaman yang paling diingat Wregas terjadi saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Kala itu, adiknya mengaku melihat sosok kucing raksasa berekor tiga di atap rumah mereka. Wregas awalnya tidak mempercayai cerita tersebut hingga suatu hari pamannya, yang juga disebut memiliki kemampuan serupa, membenarkan keberadaan sosok tersebut.
 
“Adik saya bilang di atap rumah ada kucing raksasa berekor tiga. Kukunya panjang seperti pisau. Saya tidak percaya. Tapi tidak lama kemudian om saya datang dan bilang memang ada,” ujar Wregas di Jakarta.
 

Wregas menambahkan, adiknya bahkan memberi nama makhluk tersebut “Cememperdak”, yang disebut berarti anak kucing putih. Seiring waktu, sang adik disebut mampu berteman dengan sosok itu dan menganggapnya seperti “koleksi pribadi”. Pengalaman tersebut kemudian berkembang menjadi kebiasaan, di mana adiknya disebut mulai mengoleksi roh-roh lain saat bepergian.
 
“Adik saya bisa berteman dengan kucing itu, seperti pokemonnya dia. Setelah itu dia mulai mengoleksi roh-roh lain ketika jalan-jalan,” lanjut Wregas.
 
Cerita-cerita personal itulah yang kemudian menjadi inspirasi utama dalam membangun dunia Para Perasuk, menjadikan film ini terasa lebih dekat dengan pengalaman nyata namun tetap menawarkan elemen yang tidak biasa.
 
Sebelum tayang di Indonesia, Para Perasuk lebih dulu diputar perdana di Festival Film Sundance 2026 pada 24 Januari 2026. Film ini juga berkompetisi dalam kategori World Cinema Dramatic Competition.
 

 
Para Perasuk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.
 
(Maiza Jasmine A.R)
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di

Google News

Para Perasuk Terinspirasi Adik Wregas Bhanuteja yang Hobi ‘Koleksi’ Roh