Benarkah  Campak Hanya Menyerang Manusia Sekali Seumur Hidup?  Cek Faktanya

Benarkah  Campak Hanya Menyerang Manusia Sekali Seumur Hidup?  Cek Faktanya

Baru – Penyakit campak saat ini kembali marak dan sudah ada laporan terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dibeberapa provinsi.

Sejak awal tahun 2026 saja, atau sekitar 11 minggu berjalan, dilaporkan sudah terjadi 58 KLB Campak di 39 kabupaten/kota di 14 provinsi, bahkan di minggu pertama jumlah penderitanya sudah mencapai 2.740 penyintas.

Campak banyak terjadi pada anak-anak dengan rentang usia sebagai berikut :

– 1 tahun (15%) – 1-4 tahun (43%) – 5-9 tahun (26%) – 10-18 tahun (8,0%) – 18 tahun (8,0%).

Memang sangat jarang orang dewasa yang terkena campak, kecuali dengan kondisi tertentu, seperti gangguan sistem imun atau amnesia imun.

Baca Juga:Cek Daftar Harga BBM Terbaru di Tiap Provinsi Per 1 April 2026, Ada Perubahan?Waspada Sakit Tenggorokan Berat Bisa Jadi Varian Baru Covid Cicada, Sudah Serang 25 Negara 

Karenanya banyak yang menyebut, jika saat kecil sudah pernah terkena campak, maka tidak akan pernah kena lagi, karena campak hanya meneyrang manusia sekalis eumur hidup.

Mananggapi hal ini, Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dr Adityo Susilo, mengatakan ini bisa menjadi fakta, tapi dengan pertanyaan susulan tentunya.

“Kalau tadi ada pernyataan seperti tadi ‘dulu pernah kena campak, jadi sekarang nggak pernah dan nggak bisa lagi kena campak’ itu bisa jadi fakta. Tapi, ada pertanyaan di situ, yakin yang dulu campak?” kata dr Adityo di Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).

Hal ini membutuhkan bukti akurat, apakah penyakit yang dihadapi dulu adalah campak, atau masalah kesehatan lain.

Namun secara umum, pernyataan bahwa penyakit campak hanya menyerang manusia sekali seumur hidup adalah benar. karena hampir semua individu yang pernah terinfeksi virus campak secara alami akan mengembangkan kekebalan tubuh permanen. Hal ini disebabkan oleh respons sistem imun yang membentuk memori jangka panjang terhadap virus tersebut.

Saat virus campak masuk ke tubuh, sistem imun memproduksi antibodi spesifik untuk melawannya. Setelah sembuh, sel memori (sel B dan sel T) tetap berada di dalam tubuh. Jika di masa depan virus yang sama mencoba masuk kembali, sistem imun akan mengenalinya dengan cepat dan memusnahkannya sebelum gejala muncul.

Jika seseorang memiliki sistem imun yang sehat dan sudah pernah terkena campak (terdiagnosis secara medis), maka sudah memiliki perlindungan seumur hidup terhadap virus tersebut. Hal yang sama juga berlaku bagi individu yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap (MMR), meskipun kekebalan dari vaksin terkadang butuh booster pada populasi tertentu

Benarkah  Campak Hanya Menyerang Manusia Sekali Seumur Hidup?  Cek Faktanya – Gaya Hidup