Di Misa Kamis Putih, lagu ini khususnya dinyanyikan saat persiapan persembahan atau komuni. Lagu ini mengisahkan Perjamuan Terakhir Yesus sebelum wafat-Nya di kayu salib.

Pada malam sengsara, di ambang wafat-Nya,
mengambil roti, anggur, Yesus pun bersyukur.
Makanlah dan minumlah: Tubuh dan Darah-Ku,
dalam rupa yang tampak, ingatlah akan Daku.

Kurban yang baru ini, kurban kasih sejati,
penyucian manusia, warisan abadi.
Makanlah dan minumlah: Tubuh dan Darah-Ku,
dalam rupa yang tampak, ingatlah akan Daku.

Ya Tuhan yang melayani, dan menyerahkan diri,
jadikan kami saksi, kasih-Mu yang sejati.
Makanlah dan minumlah: Tubuh dan Darah-Ku,
dalam rupa yang tampak, ingatlah akan Daku.