| Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi. |
| – Sebanyak 13 kepala sekolah di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, dilaporkan mengundurkan diri hanya dua hari setelah mereka resmi dilantik. Pengunduran diri secara bersamaan ini terjadi setelah pelantikan ratusan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di daerah tersebut.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, M Hendri Gunawan, membenarkan adanya pengajuan pengunduran diri dari sejumlah kepala sekolah tersebut.
“Sekitar 13 orang kepala sekolah sudah menyampaikan surat pengunduran diri ke Dinas Pendidikan dengan berbagai alasan, seperti kondisi kesehatan, sudah mendekati masa pensiun, hingga jarak tempat tugas yang terlalu jauh,” jelasnya pada Kamis (21/5/2026).
Hendri menjelaskan, alasan kesehatan menjadi faktor yang paling banyak disampaikan oleh para kepala sekolah yang mundur. Selain itu, sebagian di antaranya memang sudah berada di penghujung masa kerja sehingga merasa tidak optimal jika harus menjalankan tugas tambahan sebagai kepala sekolah.
Faktor lain yang turut menjadi pertimbangan adalah lokasi penugasan yang dinilai terlalu jauh dari tempat tinggal, sehingga menyulitkan mobilitas para kepala sekolah tersebut.
Saat ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi tengah melakukan evaluasi serta menyiapkan langkah lanjutan untuk mengisi kekosongan jabatan agar proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap berjalan normal.
Sebelumnya, sebanyak 183 kepala sekolah telah dilantik untuk mengisi jabatan di tingkat TK, SD, hingga SMP di Kabupaten Muaro Jambi. Rinciannya meliputi 31 kepala sekolah TK, 99 kepala sekolah SD, dan 53 kepala sekolah SMP. Namun, belum lama menjalankan tugas, 13 di antaranya memilih untuk mundur dari jabatan yang baru mereka emban tersebut.(da*)